Selasa, 14 April 2026

Peringatan Hari Otda Ke-29 di Penajam Paser Utara Kalimantan Timur

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar upacara peringatan hari ulang Tahun Otonomi Daerah (OTDA) ke 29, Jumat (25/4/2025).

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Nisa Zakiyah
HUMAS PEMKAB PPU
HUT OTDA 2025 - Sekda PPU, Tohar saat memimpin upacara peringatan Hari Otda di PPU, Kalimantan Timur, Jumat (25/4/2025). (HUMAS PEMKAB PPU) 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menggelar upacara peringatan hari ulang tahun Otonomi Daerah (OTDA) ke-29 di lapangan upacara kantor Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Jumat (25/4/2025) pagi.

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tohar, unsur Forkopimda, serta unsur terkait lainnya.

Upacara ini berlangsung dengan khidmat, meski ditengah suasana yang mendung.

Sekretaris Daerah, Tohar bertindak sebagai inspektur upacara.

Tohar menyampaikan bahwa peringatan Hari Otda penanda bahwa dibutuhkan sinergitas pusat dan daerah dalam membangun Indonesia.

Untuk itu secara serentak, tema Hari Otda tahun ini diseragamkan, yakni Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045.

“Dalam momentum yang berbahagia ini saya mengajak seluruh komponen bangsa, khususnya jajaran pemerintah daerah di seluruh Indonesia, untuk terus memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik," ungkapnya, Jumat (25/4/2025).

Tohar juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah mewanti soal kesatuan visi, arah kebijakan strategis serta langkah implementasi yang sinkron dan berkelanjutan di setiap tingkatan pemerintahan yang ada di daerah.

Hal itu dinilai menjadi salah satu kekuatan utama dalam menghadapi tantangan besar menuju Indonesia Emas.

"Ini yang perlu menjadi perhatian utama, bagi seluruh pihak baik pusat maupun daerah, untuk mengharmoniskan gerak langkah pada tataran implementasi," jelasnya.

Ditambahkan pula bahwa ini sebagai pijakan untuk terus mengoptimalkan penyelenggaraan urusan, dan meningkatkan pelayanan publik ditengah-tengah tantangan dan dinamika yang ada.

"Penguatan kapasitas daerah menjadi hal yang harus dikedepankan dalam mengelola sumber daya, mendorong tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel serta meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah," tutupnya. (*)

Ikuti berita populer lainnya di Google NewsChannel WA, dan Telegram.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved