Jumat, 24 April 2026

Film

Tayang Besok! 3 Film Indonesia yang Rilis 30 April 2025, Cek Sinopsis dan Daftar Pemeran

Inilah 3 film Indonesia yang segera tayang reguler mulai besok, Rabu (30/4/2025). Cek selengkapnya sinopsis dan daftar pemeran

Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Christnina Maharani
Kolase TribunKaltim.co
FILM APRIL 2025 - Poster resmi film Perang Kota (kiri) dan Mendadak Dangdut (kanan). Inilah 3 film Indonesia yang segera tayang reguler mulai besok, Rabu (30/4/2025). Cek selengkapnya sinopsis dan daftar pemeran. Ada remake film legendaris Indonesia, loh! (Kolase TribunKaltim.co) 

TRIBUNKALTIM.CO - Inilah 3 film Indonesia yang segera tayang reguler mulai besok, Rabu (30/4/2025). 

Cek selengkapnya sinopsis dan daftar pemeran. Ada remake film legendaris Indonesia, loh!

Bulan ini, sinema Indonesia dimanjakan oleh beragam film karya sineas Tanah Air yang telah ditunggu-tunggu oleh para penggemar.

Beberapa sutradara terkenal comeback dengan sajian baru yang sangat diantisipasi.

Bahkan, ada satu film Indonesia terkenal yang remake-nya akan tayang dengan tampilan yang lebih baru dan modern.

Baca juga: Daftar 10 Film Terlaris di Indonesia, Jumbo Pecahkan Rekor Film Animasi dengan 7 Juta Penonton!

Ada film apa saja? Berikut kami berikan daftarnya untuk Anda.

Perang Kota - 30 April 2025

20250410_Film Perang Kota
FILM APRIL 2025 - Tangkapan layar melalui akun Instagram @cinesurya pada Kamis (10/4/2025). Berikut sinopsis dan daftar pemeran film Perang Kota yang menjadi comeback Mouly Surya pada 2025 ini. (Instagram/@cinesurya)

Menjadi comeback terbaru dari sutradara Mouly Surya, Perang Kota merupakan film thriller yang memadukan drama romantis sensual dengan tontonan aksi yang mengasyikkan.

Perang Kota adalah adaptasi dari novel berjudul Jalan Tak Ada Ujung karya penulis Mochtar Lubis.

Menceritakan Isa, seorang pahlawan perang dan guru sekolah yang bermasalah di ranjang perkawinannya.

Guru Isa lalu diberi kepercayaan untuk menjalankan misi menghabisi petinggi kolonial Belanda demi mempertahankan kemerdekaan.

Guru Isa ditemani oleh Hazil, pria tampan dan bersemangat tinggi.

Namun, Hazil juga memiliki misi lain. Yakni merebut hati Fatimah, istri Guru Isa.

Konflik utama cerita tidak hanya terletak pada perjuangan melawan penjajah, namun juga pada dinamika personal yang berkembang di antara para karakter.

Hubungan segitiga antara Isa, Hazil, dan Fatimah menciptakan ketegangan emosional yang menambah kompleksitas cerita.

Film ini juga menggambarkan dilema moral yang dihadapi oleh individu dalam situasi perang.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved