Senin, 20 April 2026

Ekonomi dan Bisnis

Prediksi Peningkatan Transaksi Gadai Emas di Balikpapan, Acuannya pada 2 Momen

Ada dua momentum yakni musim haji dan tahun ajaran baru diperkirakan menjadi 'arus balik' perburuan investasi emas.

Penulis: Ardiana | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ARDIANA KINAN
INVESTASI EMAS BALIKPAPAN - Potret transaksi emas perhiasan di Pegadaian Balikpapan, Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Klandasan, Jumat, (2/5/2025). Pegadaian Balikpapan menargetkan, transaksi gadai emas yang biasanya hanya meningkat 2 persen, kini akan melonjak dua kali lipat. (TRIBUNKALTIM.CO/ARDIANA KINAN) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Ada dua momentum yakni musim haji dan tahun ajaran baru diperkirakan menjadi 'arus balik' perburuan investasi emas di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timiur. 

Pimpinan Cabang  Pegadaian Balikpapan Klandasan, Sofyan Hairun mengatakan, jika sebelumnya masyarakat ramai membeli emas saat harga tinggi akibat panic buying, maka situasinya akan berbanding terbalik saat menjelang tahun ajaran baru dan Hari Raya Idul Adha. 

Peningkatan transaksi gadai emas, kata dia, akan meningkat, sebulan sebelum kedua momentum tersebut terjadi. 

"Sampai sekarang, animo membeli emas masih tinggi, baik cash ataupun lewat cicilan emas dan tabungan emas digital. Tapi perkiraan akan berbalik arah, yaitu banyaknya penggadaian emas, sebulan sebelum tahun ajaran baru sekolah dan musim haji," ujarnya, Jumat (2/5/2025). 

Baca juga: Embarkasi Haji Balikpapan Ada Gedung Tambahan untuk Jemaah dari 3 Provinsi di Luar Kaltim

Menurutnya, 'arus balik' perburuan emas tersebut memang menjadi siklus tahunan dalam transaksi emas di Pegadaian

Terlebih, kata dia, dengan jarak waktu Tahun  Ajaran Baru dan Idul Adha tahun 2025 yang cukup berdekatan, jumlah transaksi gadai emas akan meningkat dua kali lipat.

Mulai dari transaksi gadai emas batangan, perhiasan, hingga tabungan emas digital. 

Bahkan, imbuhnya, Pegadaian Balikpapan menargetkan, transaksi gadai emas yang biasanya hanya meningkat 2 persen, kini akan melonjak dua kali lipat. 

Lebih lanjut, ia menambahkan, transaksi gadai biasanya didominasi perhiasan dan tabungan emas digital. 

"Transaksi gadai nya ditargetkan, yang biasanya naik 2 persen, akan naik 5 persen perbulan. Jadi 2 kali lipat. Karena dipengaruhi tahun ajaran baru dan musim haji," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved