Selasa, 14 April 2026

Berita Viral

Curhat Gubernur Kaltim Rudy Masud soal Jalan Aspal di Daerahnya, Dedi Mulyadi Respons Begini

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud curhat soal kondisi jalan di daerahnya kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM.

Penulis: Nisa Zakiyah | Editor: Syaiful Syafar
YOUTUBE KANG DEDI MULYADI CHANNEL
CURHAT GUBERNUR KALTIM - Tangkapan layar akun YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL yang memperlihatkan sosok Gubernur Kaltim Rudy Masud (kanan) saat bertemu Gubernur Jabar Deddy Mulyadi, yang diambil pada Senin (5/5/2025). Dalam pertemuan itu, Rudy curhat soal jalan aspal di Kaltim. (YOUTUBE KANG DEDI MULYADI CHANNEL) 

TRIBUNKALTIM.CO - Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud curhat soal kondisi jalan di daerahnya kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM.

Curhatan tersebut disampaikan saat Gubernur Kaltim Rudy Masud bersilaturahmi ke kediaman Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, belum lama ini.

Dalam silaturahmi penuh keakraban itu, Rudy Masud mengaku banyak belajar dari Dedi Mulyadi yang merupakan sahabat lamanya sejak sama-sama duduk di DPR RI.

Salah satu yang diceritakan adalah kondisi jalan di Kalimantan Timur

Rudy mengakui masih banyak jalan di kabupaten/kota di Kaltim yang menjadi permasalahan serius dan perlu penanganan khusus. 

Namun, persoalannya kata dia, sebagian jalan ini statusnya adalah jalan nasional, sehingga harus menjadi prioritas Kementerian PUPR.

"Persoalannya PU ini sekarang anggarannya kan terbatas, dipotongnya kan banyak sekitar triliun kali. Itu kan lebih dari Rp 80 triliun, sehingga mungkin sulit ini dari sisi politis karena penduduknya (Kaltim) sedikit," jelas Rudy Masud, dikutip dari channel YouTube Dedi Mulyadi, Senin (5/5/2025).

Baca juga: Dedi Mulyadi Beri 3 Pujian untuk Rudy Masud, Sebut akan Kerja Sama dengan Gubernur Kaltim

Selain itu, Rudy Masud mengungkapkan berdasarkan pemahamannya tentang sumber daya alam dan lingkungan Kalimantan Timur, kondisi tanah di wilayah itu cenderung labil. 

Hal ini menjelaskan mengapa kegiatan pertambangan tidak dilakukan secara bawah tanah (underground), melainkan terbuka (open pit) karena risiko keruntuhan yang tinggi.

"Yang kedua, jalan yang dibangun masih menggunakan sistem aspal, padahal jalan kita labil. Maka tidak ada kegiatan pertambangan di sana yang sistemnya underground. Semuanya open fit karena pasti runtuh," ungkap Rudy Masud.

BERTEMU GUBERNUR KALTIM - Tangkapan layar akun YouTube @KANG DEDI MULYADI CHANNEL yang memperlihatkan sosok Gubernur Kaltim, Rudy Masud saat bertemu Gubernur Jawa Barat, Deddy Mulyadi. Dalam diskusinya, Rudy Masud menekankan bahwa kondisi jalan di Kaltim sebenarnya lebih cocok menggunakan beton daripada aspal. Pernyataan ini memicu respons dari Kang Dedi, Gubernur Jawa Barat (KDM), yang turut memberikan pandangannya mengenai infrastruktur di Kaltim.
SILATURAHMI DUA GUBERNUR - Tangkapan layar akun YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL yang memperlihatkan sosok Gubernur Kaltim Rudy Masud (kanan) saat bertemu Gubernur Jabar Deddy Mulyadi, yang diambil pada Senin (5/5/2025). Dalam pertemuan itu, Rudy curhat soal jalan aspal di Kaltim. (YOUTUBE KANG DEDI MULYADI CHANNEL)

Di sisi lain, Kalimantan Timur kata Rudy merupakan wilayah dengan banyak perairan.

Daerah seperti Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Berau, dan Paser didominasi oleh daerah aliran sungai yang tersebar di mana-mana. 

Belum lagi curah hujan yang sangat tinggi, mendukung suburnya perkebunan kelapa sawit karena ketersediaan air dan sinar matahari yang memadai.

Baca juga: Dedi Mulyadi Akui Rudy Masud Sahabatnya di Golkar, KDM Luruskan Gubernur Kaltim Sedang Memuji

Menurut Rudy, kondisi tanah yang didominasi tanah lempung yang lembek dan rentan tergenang saat pasang air sungai, ditambah curah hujan tinggi, menyebabkan penggunaan aspal menjadi tidak sesuai untuk jalan-jalan di Kaltim.

"(Solusi jalan) itu dia harus dibeton, karena musuhnya aspal ini. Nah, beton persoalannya mahal," ungkap Rudy Masud.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved