Berita Berau Terkini
Brigade Pangan Berau Dapat Suntikan Alsintan dari Kementan RI
Brigade Pangan (BP) Kabupaten Berau bakal menerima bantuan alat mesin pertanian dan benih padi dari Kementerian Pertanian RI.
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Miftah Aulia Anggraini
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Brigade Pangan (BP) Kabupaten Berau, Kalimantan Timur yang dibentuk untuk meningkatkan produksi pertanian bakal menerima bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dan benih padi dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia.
Dengan adanya bantuan tersebut, Kelompok BP Berau diharapkan menjadi garda terdepan dalam mendorong peningkatan produksi pertanian, khususnya pangan, bagi masyarakat Bumi Batiwakkal.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Pertanian (DTPHP) Berau, Untung Pamilih, menjelaskan bahwa bantuan akan segera disalurkan kepada petani.
“Alatnya sudah datang, tinggal disalurkan. Tapi kita tunggu dulu running test rotavator. Selain alsintan, ada juga benih dan dolomit. Tapi tidak ada pupuk karena pertimbangan efisiensi,” ungkapnya kepada Tribunkaltim.co, Minggu (18/5/2025).
Baca juga: Kabupaten Berau Bentuk 5 Brigade Pangan, Tiap Brigade Kelola 200 Hektar Lahan
Ia menerangkan, rotavator merupakan salah satu alat pertanian modern yang sangat dibutuhkan dalam proses persiapan lahan tanam.
"Mesin ini sangat dibutuhkan petani, terutama saat memasuki musim bersawah seperti sekarang," ucapnya.
Selain rotavator, bantuan alsintan dari Kementan juga mencakup beragam jenis alat pertanian dalam jumlah besar.
Di antaranya adalah 4 unit traktor roda empat, 17 unit traktor roda dua, 5 unit rotavator, 10 unit rice transplanter, 11 unit pompa air berukuran 6 inch, dan 4 unit pompa air 3 inch.
Baca juga: Ribuan Hektare Lahan Pertanian di Berau Dijaga untuk Cegah Alih Fungsi Lahan
“BP Berau juga menerima bantuan benih padi sebanyak 35.800 Kilogram (Kg) yang saat ini masih dalam proses pengiriman, serta kapur dolomit,” lanjut Untung.
Ia berharap, seluruh bantuan baik berupa alsintan maupun benih padi, dapat memberi dampak signifikan terhadap produktivitas pertanian di Berau.
“Kita berharap dengan adanya bantuan baik alsintan maupun benih padi dan semua itu bisa lebih meningkatkan lagi produksi pertanian di Berau,” sambungnya.
Untung juga menjelaskan, bahwa Brigade Pangan merupakan program nasional yang digagas pada masa pemerintahan Presiden Prabowo, dan merupakan bagian dari Program Optimasi Lahan (OPLAH).
Baca juga: Prediksi Ternak Lokal Habis 4 Tahun Lagi, Dinas Pertanian Berau Sarankan Regenarasi Peternak Muda
Melalui OPLAH, BP ditugaskan untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP), dari semula satu kali tanam dalam setahun menjadi dua bahkan tiga kali.
"Agar program OPLAH itu berhasil," tambah Untung, "perlu dan bahkan harus ada dukungan nyata dari pemerintah daerah."
Terlebih lagi, saat ini sektor pertanian dihadapkan pada tantangan besar berupa penyusutan lahan sawah akibat alih fungsi lahan.
“Pemerintah kabupaten harus serius mendukung. Lahan sawah terus berkurang, jadi perlu upaya maksimal untuk optimalkan yang masih ada,” pungkasnya. (*)
brigade pangan
brigade pangan berau
Bantuan Pertanian
bantuan alsintan
Kementerian Pertanian (Kementan)
TribunKaltim.co
| 59 Paket Sabu Disembunyikan di Rumah, Bandar di Berau Terancam Hukuman Mati |
|
|---|
| Tenaga Kesehatan untuk Rumah Sakit Baru di Berau Dipersiapkan, Dibuka Mei Nanti |
|
|---|
| Bupati Berau Sri Juniarsih Mas Sampaikan 9 Usulan Prioritas ke Gubernur Kaltim saat Musrenbang |
|
|---|
| Gedung Walet RSUD Abdul Rivai Berau Lantai 2 dan 3 Belum Difungsikan, Butuh Lift Rp 5 Miliar |
|
|---|
| Masuk Lewat Jendela, Pencuri di Berau Tikam Pemilik Rumah, Kini Diburu Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250518-Pertanian-di-berau.jpg)