Pertamax Kosong di Balikpapan
Balikpapan Dapurnya BBM tapi Krisis Pertamax, Antrean Mengular di SPBU, Aktivitas Warga Terganggu
Balikpapan 'dapurnya' BBM tapi krisis Pertamax, antrean mengular di SPBU, aktivitas warga terganggu.
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Rita Noor Shobah
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Balikpapan 'dapurnya' BBM tapi krisis Pertamax, antrean mengular di SPBU, aktivitas warga terganggu.
Dijuluki sebagai Kota Minyak, tak membuat Balikpapan selalu aman dan nyaman soal urusan bahan bakar minyak (BBM).
Kilang Pertamina Balikpapan bahkan merupakan kilang pengolahan minyak terbesar di Indonesia
Namun, sebagai kota pengolah minyak, warga Balikpapan justru harus mengalami krisis BBM.
Apalagi yang stoknya krisis adalah BBM non-subsidi jenis Pertamax.
Alhasil, warga Balikpapan pun harus menanggung risikonya.
Baca juga: Sopir dan Ojol di Balikpapan Keluhkan Krisis Pertamax, Antrian BBM Mengular hingga 1 Kilometer
Warga harus berputar-putar ke beberapa SPBU untuk mendapatkan BBM.
Atau harus mengantre berjam-jam demi dapat Pertalite, sebagai alternatif tak ada Pertamax. Aktivitas dan pekerjaan warga Balikpapan pun jadi terganggu.
Kalaupun ada stok tersisa di pengecer pinggir jalan, harganya sudah membumbung tinggi.
Sulitnya Pertamax ini sudah dirasakan warga Balikpapan beberapa hari belakangan ini.
Berdasarkan pantauan TribunKaltim.co pada Minggu (18/5/), SPBU di kawasan Batakan terlihat lengang akibat kosongnya BBM jenis Pertamax sejak pagi.
Kendaraan yang mengisi bahan bakar pun bisa dihitung jari, sementara area lain tampak kosong tanpa antrean kendaraan.
Sementara saat sore hari tidak terlihat keramaian baik di jalur pengisian maupun di sekitar area SPBU.
Plang bertuliskan "Pertamax Habis" dipasang di jalur masuk serta menjadi penyebab sepinya aktivitas pengisian di lokasi tersebut.
Sedangkan pantauan TribunKaltim.co di SPBU kawasan MT Haryono tampak diserbu kendaraan yang hendak melakukan pengisian BBM.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250519-Antrean-di-SPBU-Balikpapan.jpg)