Pertamax Kosong di Balikpapan
Imbas Krisis BBM di Balikpapan, Rahmad Mas'ud Minta Pengetap Daftar Jalur Resmi, Jangan Ngetap Lagi
Imbas krisis BBM di Balikpapan, Rahmad Mas'ud minta pengetap daftar jalur resmi.
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Rita Noor Shobah
TRIBUNKALTIM.CO – Imbas krisis BBM di Balikpapan, Rahmad Mas'ud minta pengetap daftar jalur resmi.
Krisis BBM yang terjadi di Balikpapan sudah berakhir seiring dengan bertambah dan mengalirnya stok bbm jenis Pertamax.
Aktivitas SPBU pun sudah kembali normal, tak ada lagi antrean yang mengular hingga membuat kemacetan.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud pun kembali menyoroti persoalan antrean dan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terus menjadi polemik di Kota Minyak.
Salah satu yang disorot Rahmad Mas'ud adalah maraknya aksi pengetapan BBM oleh oknum tertentu di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Aktivitas ini dinilai merugikan masyarakat karena memperparah kelangkaan BBM dan menyebabkan antrean yang semakin panjang.
Menanggapi hal tersebut, Rahmad Mas’ud mengimbau para pelaku pengetapan untuk menghentikan aksinya demi kepentingan bersama.
Baca juga: Terungkap Penyebab Kurangnya SPBU di Balikpapan, Walikota Rahmad Masud: Harga Tanah Selangit
"Tolong jangan ngetap lagi lah, kasihan warga kita ini. Ini bukan berarti menghalangi rezeki, tapi kalau ingin berjualan BBM, silakan hubungi Pertamina," tegasnya saat meninjau tiga SPBU di Balikpapan, Rabu (21/5/2025) malam.
Ia menjelaskan bahwa saat ini sudah ada mekanisme resmi bagi masyarakat yang ingin menjual BBM secara legal, seperti melalui Pertashop atau SPBU Compact yang dikelola langsung oleh Pertamina.
Rahmad berharap, para pelaku pengetapan bisa beralih ke jalur resmi tersebut sehingga penyaluran BBM menjadi lebih tertib dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
"Artinya supaya kita bisa bersinergi bersama untuk mengatasi kelangkaan-kelangkaan minyak di Kota Balikpapan," pungkasnya. (*)
Stok BBM Aman
PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk Kota Balikpapan, Kalimantan Timur dalam kondisi aman.
Hal ini disampaikan langsung oleh Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Alexander Susilo, saat meninjau tiga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Balikpapan, Rabu (21/5/2025) malam.
Ia menyebutkan, langkah antisipatif telah dilakukan dengan menambah pasokan sebanyak 8.000 kiloliter (KL) BBM guna menjaga ketersediaan bahan bakar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250522-Walikota-Balikpapan-Rahmad-Masud.jpg)