Liga Champions
PSG vs Inter Milan di Final Liga Champions, 3 Alasan Nerazzurri Bisa Juara UCL 2024/2025
Laga PSG vs Inter Milan di final Liga Champions pada Minggu, 1 Juni 2025 pukul 02.00 WIB.
TRIBUNKALTIM.CO - Inilah 3 alasan Inter Milan juara Liga Champions menang dari PSG.
Laga PSG vs Inter Milan di final Liga Champions pada Minggu, 1 Juni 2025 pukul 02.00 WIB.
Inter Milan akan menghadapi Paris Saint-Germain di Allianz Arena di Munich untuk menutup edisi final Liga Champions UEFA 2024-25 dalam pertandingan yang diharapkan menjadi yang paling dinanti musim ini.
Ya, Inter Milan mengejar trofi Liga Champions keempat mereka dalam sejarah mereka, karena mereka memenangkan turnamen tersebut pada tahun 1964, 1965, dan terakhir pada tahun 2010 di bawah manajer Jose Mourinho, ketika Nerazzurri juga memenangkan treble.
Baca juga: Fakta Unik Final Liga Champions 2025: Inter Milan Punya Jimat, PSG Diuntungkan Siklus Juara Baru
Sejak itu, mereka hanya mencapai final satu kali, dua tahun lalu pada tahun 2023, ketika tim Simone Inzaghi kalah dari Manchester City di final Istanbul dengan gol yang dicetak oleh gelandang Spanyol Rodri.
Dua tahun kemudian, Inter kembali ke final dan mereka akan menghadapi PSG asuhan Luis Enrique, yang memainkan final Liga Champions kedua mereka, setelah kalah pada edisi 2020 dari Bayern Munich, karena raksasa Prancis itu belum mengangkat trofi Liga Champions pertama mereka dalam sejarah mereka.
Mengapa Inter Milan akan memenangkan Liga Champions?
Dikutip dari laman cbssports, berikut 3 alasannya:
1. Meningkatnya pengalaman Eropa
Inter lolos ke final Liga Champions 2025 dengan pola pikir yang berbeda dan lebih banyak pengalaman di Eropa dibandingkan dengan final 2023.
Nerazzurri berhasil finis di delapan besar di fase liga, lalu menyingkirkan Feyenoord dan Bayern Munich sebelum menang melawan Barcelona di semifinal.
Saat Inter Milan menghadapi Manchester City asuhan Pep Guardiola pada 2023, rasanya seperti pencapaian yang ajaib, tetapi Inter sekarang lebih percaya diri, dibangun melalui kemajuan yang konsisten selama bertahun-tahun sejak Inzaghi bergabung dengan Inter pada 2021.
2. Lautaro Martinez di masa keemasannya
Lautaro Martinez dari Inter terbukti menjadi salah satu penyerang terbaik di dunia musim ini dan meningkat drastis sejak final 2023, menjadi sosok yang jauh lebih penting dalam tim, di mana ia sekarang menjadi kapten.
Pemain Argentina, jantung Nerazzurri, melakukan comeback luar biasa setelah cedera otot yang dideritanya di Barcelona untuk kembali pada leg kedua yang krusial di San Siro, menunjukkan hasrat terbesarnya untuk mengangkat trofi Liga Champions.
Setelah memenangkan Piala Dunia 2022 dan Copa America 2021 dan 2024 bersama Argentina, Liga Champions tetap menjadi ambisi terbaru Lautaro.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250528_psg-vs-inter-prediksi.jpg)