Berita Samarinda Terkini
Bankaltimtara Siap Danai Proyek KPBU RSUD IA Moeis Samarinda Rp740 Miliar
Proyek pengembangan RSUD IA Moeis melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), tidak lagi sebatas agenda Pemkot Samarinda
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA — Proyek pengembangan RSUD IA Moeis melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), tidak lagi sebatas agenda Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
Kini, proyek tersebut telah bertransformasi menjadi bagian dari kesepakatan strategis dua negara yakni Indonesia dan Australia.
Walikota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa proyek senilai kurang lebih Rp740 miliar itu, kini berada dalam payung kerja sama resmi antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese.
Ia menegaskan bahwa proses panjang yang telah dilalui sejak tiga tahun terakhir akhirnya berbuah manis.
Setelah berbagai upaya intensif termasuk koordinasi dengan Kementerian Keuangan, SNI, PII (Penjaminan Infrastruktur Indonesia), serta sejumlah sounding market di Jakarta dan Samarinda—RSUD IA Moeis berhasil masuk dalam daftar proyek investasi resmi antarnegara.
Baca juga: Walikota Andi Harun Tanggapi RSUD IA Moeis Samarinda jadi RS KPBU Perdana, Investasi Rp1,1 Triliun
“Kesepakatan tersebut telah tercantum dalam dokumen resmi negara, termasuk laman web Perdana Menteri Australia serta buku biru milik Kementerian PPN/Bappenas. Kita sudah bisa lihat secara resmi di laman website Perdana Menteri Australia dan Indonesia. Maka kita patut bersyukur,” tegas Andi Harun.
Proyek ini dijalankan dengan skema pembiayaan KPBU, yang memberi peluang besar bagi partisipasi publik dalam pembiayaan. Berdasarkan ketentuan, 70 persen dari total nilai investasi KPBU dibuka untuk pembiayaan oleh pihak swasta, termasuk sindikasi perbankan.
"Dan dalam hal ini, Bankaltimtara berminat secara tunggal, plus minus kegiatan ini akan menghabiskan dana investasi kurang lebih sekitar Rp740 miliar. Yang dilepas ke publik itu 70 persen dari nilai tersebut, artinya ada sekitar Rp500 miliar lebih yang bisa dibiayai oleh sindikasi perbankan atau pihak lembaga keuangan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Bankaltimtara telah menyatakan komitmennya untuk menjadi penyandang dana tunggal untuk pembiayaan 70 persen tersebut, menunjukkan tingginya minat dari lembaga keuangan daerah terhadap proyek ini.
"Bankaltimtara berminat dan menyanggupi, maka tugas kita pemerintah memfasilitasi dengan investor,” terang Wali Kota.
Minat ini tidak datang dari satu pihak saja. Sebelumnya, beberapa bank nasional juga telah menyatakan ketertarikan mereka terhadap proyek ini. Namun, sesuai dengan mekanisme KPBU, keputusan akhir berada di tangan investor dan lembaga penjamin, bukan di tangan pemerintah daerah.
"Jadi bukan pemerintah yang mengambil keputusan. Ini merupakan kesepakatan dari pihak investor yang nanti didampingi oleh PII, SNI, dan lainnya sebagai elemen stakeholder dalam proyek KPBU RSUD IA Moeis," jelasnya.
Seperti diketahui, proyek KPBU RSUD IA Moeis merupakan kerja sama antara Pemerintah Kota Samarinda dengan konsorsium Plenary Group (Australia) dan Aspen Medical (Singapura).
Proyek ini tidak hanya bertujuan meningkatkan infrastruktur kesehatan dengan konsep green building dan smart hospital, tetapi juga menerapkan sistem manajemen berbasis kinerja melalui kontrak Service Level Agreement (SLA).
Baca juga: RSUD IA Moeis Samarinda Dapat Suntikan Rp1,1 Triliun, Berkat Pertemuan Prabowo–PM Australia
Dengan investor utama Plenary Group dari Australia dan Aspen Medical dari Singapura yang telah lolos tahap prakualifikasi, RSUD IA Moeis akan segera bertransformasi menjadi rumah sakit berstandar global. Transformasi tersebut mencakup peningkatan infrastruktur fisik, pengadaan peralatan medis modern, hingga sistem manajemen rumah sakit berbasis digital dan profesional.
“Ini tentu kebanggaan warga Samarinda. Apalagi ini KPBU pertama di RS di Indonesia,” pungkas Andi Harun. (*)
Polresta Samarinda Bersama Ojol Gelar Pangan Murah, Kapolres: Bentuk Solidaritas dan Kepedulian |
![]() |
---|
600 Personel Polisi Disiagakan untuk Amankan Aksi Aliansi Mahakam di Samarinda 1 September |
![]() |
---|
Samarinda Bergejolak, Aliansi Mahakam Undang Warga Kaltim Turun Aksi 1 September |
![]() |
---|
Warga Samarinda Keluhkan Macet Proyek Saluran Air di Jalan Kadrie Oening |
![]() |
---|
Polresta Samarinda Gelar Salat Gaib untuk Driver Ojol, Doakan Affan Kurniawan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.