Senin, 18 Mei 2026

Bantuan Sosial

Cara Cek Bansos BPNT 2025 lewat HP, Jadwal Pencairan, Keluarga Penerima Manfaat Belum Terima?

Cara cek bansos BPNT 2025 lewat HP, cek jadwal pencairan. Apakah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) belum terima? Simak penjelasannya.

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
https://cekbansos.kemensos.go.id-Istimewa via kompas.com
BANSOS BPNT 2025 - Laman cek bansos Kemensos. Kanan: Ilustrasi bantuan tunai. Cara cek bansos BPNT 2025 lewat HP, cek jadwal pencairan. Apakah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) belum terima? Simak penjelasannya. (https://cekbansos.kemensos.go.id-Istimewa via kompas.com) 

TRIBUNKALTIM.CO - Berikut cara cek bansos BPNT 2025 lewat HP.

Cek jadwal pencairan bansos BPNT 2025 dan PKH yang segera dicairkan Kementerian Sosial (Kemensos).

Apakah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) belum terima bansos BPNT 2025 ataupun PKH

Penjelasan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau biasa disapa Gus Ipul terkait bansos BPNT 2025 dan PKH.

Baca juga: Terjawab Kapan PKH Tahap 2 Cair 2025? Cek Bansos PKH BPNT di dtks.kemensos.go.id dan Cek KTP Login

Mensos menjanjikan minggu depan semua sudah tuntas sehingga bansos bisa disalurkan untuk semua penerima manfaat.

Penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap kedua yang semula ditargetkan rampung pada 10 Juni 2025 harus mengalami keterlambatan.

Hingga hari ini baru 60-70 persen bansos PKH dan BPNT tahap 2 yang tersalurkan.

Gus Ipul menyatakan bahwa hambatan utama terjadi pada proses validasi data. 

Dia menegaskan proses pemadanan data terkini dengan menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) membutuhkan waktu. 

“Kalau kendala sih nggak (terlalu), kita ngikut data aja. Kendalanya itu data aja,” ujar Gus Ipul kepada Kompas.com, Selasa (10/6/2025).

Dia menjelaskan, koordinasi dilakukan secara berlapis bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk memastikan ketepatan penerima bantuan. 

“Jadi sebelum salur, koordinasi dengan BPS untuk memastikan data. Setelah clear dengan BPS kita, terus kita (validasi dengan) BPKP lagi,” tambah dia.

Gus Ipul mengatakan bahwa verifikasi data membutuhkan waktu. Apalagi dengan jumlah penerima yang banyak, yaitu sebanyak 20 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang kemudian disaring menjadi 16,5 juta dan dinyatakan valid berdasarkan DTSEN.

“Nah (dari) BPKP, diproses lagi untuk dipastikan bahwa data ini benar gitu. Karena, verifikasi memerlukan waktu, dan 20 juta lebih kan gitu (penerima) digabung, maka bertahap gitu,” jelasnya.

“Setelah clear diverifikasi, baru kita salur. Begitu modelnya, biar lebih prudent,” tegasnya.

Dia menegaskan bahwa proses penyaluran bansos kali ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran, sesuai dengan arahan berbagai pihak, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani.

“Saya enggak tau yang dulu-dulu (penyalurannya bagaimana) ya, karena kita ingin lebih prudent, termasuk Bu Sri Mulyani juga ingin (penyaluran bansos) lebih prudent semua,” jelasnya.

“Jadi BPKP ikut dari awal juga untuk melihat metode yang kita gunakan dan lain sebagainya,” ujar dia.

Gus Ipul memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap kedua akan segera tuntas pada pekan depan.

“Minggu depan sudah tuntas,” kata Gus Ipul seperti dikutip Tribunkaltim.co dari kompas.com

Sudah Tersalur 70 Persen

Gus Ipul mengatakan, berdasarkan data Kemensos, hingga siang ini sudah tersalur sebanyak 70 persen bansos tahap kedua.

Gus Ipul menjelaskan bahwa proses penyaluran bantuan memang dilakukan secara bertahap karena melibatkan verifikasi data yang ketat. 

"PKH maupun untuk bansos, sudah di atas hampir 70 persen lah Insya Allah,” ujarnya. 

“Ya ada proses (pendataan). Hari ini, tadi pagi-pagi itu saya (cek) sudah lebih dari 60 persen (bansos tersalur), tapi siang ini saya kira sudah lebih ya,” tambah dia.

Gus Ipul menegaskan, sebagai informasi, Kemensos telah mencairkan bansos tahap kedua untuk triwulan kedua tahun 2025 kepada 16,5 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dengan total anggaran mencapai Rp 10 triliun. 

Penyaluran bansos kali ini dilakukan secara bertahap berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), mulai Rabu (28/5/2025).

Mensos menyampaikan, dari lebih 20 juta data calon penerima, sebanyak 16,5 juta telah dinyatakan valid berdasarkan DTSEN.

Penyaluran Bansos Dilakukan Bertahap 

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, penyaluran bantuan dilakukan dalam empat tahap berdasarkan periode triwulanan seperti dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com:

  • Tahap 1: Januari–Maret 2025 (sudah selesai disalurkan)
  • Tahap 2: April–Juni 2025 (sedang berjalan, diperkirakan mulai akhir Mei hingga pertengahan atau akhir Juni)
  • Tahap 3: Juli–September 2025
  • Tahap 4: Oktober–Desember 2025

Berdasarkan informasi dari sejumlah sumber, pencairan tahap 2 dimulai sekitar 28 Mei dan berlangsung hingga 10 Juni 2025.

Namun, waktu pencairan bisa berbeda-beda tergantung wilayah masing-masing.

Rincian Jumlah Bantuan

Berikut rincian nominal bantuan yang diterima setiap tiga bulan sekali:

PKH:

Ibu hamil/nifas: Rp750.000 

Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000

Anak tingkat SD: Rp225.000

Anak tingkat SMP: Rp375.000

Anak tingkat SMA: Rp500.000

Lansia di atas 60 tahun & penyandang disabilitas berat: Rp600.000

BPNT (Tahap II):

  • Bantuannya Rp 400.000 Rp600.000 per KPM (Keluarga Penerima Manfaat)
  • Selain itu, beberapa penerima juga bisa mendapatkan tambahan uang tunai sebesar Rp400.000 sebagai bentuk stimulus tambahan dari pemerintah.

Cara Penyaluran Dana

Dana bantuan disalurkan melalui dua jalur utama:

Rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di bank-bank Himbara, seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. PT Pos Indonesia, terutama untuk wilayah tertentu yang tidak terjangkau layanan perbankan.

Metode distribusi ditentukan berdasarkan kondisi geografis dan infrastruktur di wilayah penerima.

Cara Cek Status Penerima Bansos

Bagi masyarakat yang ingin memastikan apakah mereka termasuk penerima bansos PKH atau BPNT, bisa mengeceknya lewat situs resmi Kemensos dengan langkah berikut:

  • Kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id
  • Pilih wilayah (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan)
  • Masukkan nama lengkap sesuai KTP
  • Ketik kode captcha yang muncul
  • Klik tombol “Cari Data”
  • Setelah itu, sistem akan menampilkan apakah nama yang dimasukkan tercatat sebagai penerima bantuan dan periode pencairannya.
  • Pastikan Data Terverifikasi

Tak Dapat Bansos?

Karena penyaluran masih berlangsung, penerima disarankan rutin memeriksa status mereka melalui situs Kemensos.

Pastikan juga data yang tercatat sudah sesuai dengan identitas resmi.

Untuk informasi terbaru, masyarakat bisa mengikuti akun media sosial resmi Kementerian Sosial atau mengunjungi website resminya agar tidak ketinggalan informasi penting seputar bantuan sosial.  

Demikian informasi cara cek bansos BPNT 2025 lewat HP, cek jadwal pencairan. Apakah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) belum terima? Simak penjelasannya. 

Baca juga: BPNT yang Tidak Cair Apakah Bisa Cair Lagi? Cek Bansos Kemensos go id 2025 Terbaru Hari Ini

(*)

Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved