Rabu, 3 Juni 2026

Berita Kaltim Terkini

PDIP Kaltim Bakal Gelar Haul Akbar Bung Karno di Samarinda, Ada Sarasehan Kebangsaan

Setiap Juni diperingati spesial bagi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan yang kerap menyebut bulan Bung Karno.

Tayang:
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIRUS
HARI BUNG KARNO - Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Kaltim, Iswandi menjelaskan terkait agenda bulan Bung Karno yang dipusatkan di Kota Samarinda dengan menggelar haul akbar pada Sabtu 21 Juni 2025 mendatang. (TribunKaltim.co/Mohammad Fairoussaniy) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Setiap Juni diperingati spesial bagi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan yang kerap menyebut bulan Bung Karno.

Diketahui, Bulan Bung Karno karena berkaitan dengan hari-hari penting dalam hidup sang Proklamator Indonesia ini.

Presiden pertama Indonesia ini lahir pada 6 Juni dan wafat pada 21 Juni.

Serta adanya tanggal 1 Juni juga ditetapkan hari Pancasila.

Di Kota Samarinda sendiri, PDI Perjuangan Kaltim bakal menggelar haul akbar Bung Karno pada Sabtu 21 Juni 2025 malam.

Baca juga: Pasca Pertemuan Megawati–Prabowo, Sekretaris PDIP Kaltim: Belum Ada Arahan Apa-Apa

Dipusatkan di depan Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Samarinda. 

“Kegiatan nantinya juga akan dirangkai dengan adanya Sarasehan Kebangsaan pada siang harinya, sebagai ruang diskusi reflektif bagi generasi muda terhadap gagasan-gagasan Bung Karno,” ungkap Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kaltim, Iswandi pada Sabtu (14/6/2025).

Haul akbar Bung Karno juga diperkirakannya bakal dihadiri, 1.000 orang massa.

Lebih lanjut, dijelaskan pria yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) PDIP Kaltim ini, haul juga akan diisi dengan doa bersama lintas agama untuk mengenang jasa Presiden pertama RI, Ir. Soekarno sebagai bapak proklamator sekaligus guru bangsa.

“Kalau haul memang khusus untuk memanjatkan doa kepada almarhum Bung Karno, nantinya juga kita undang tokoh-tokoh lintas agama, tidak hanya muslim saja, termasuk pemuda dan berbagai lapisan masyarakat,” terangnya.

Terkait sarasehan kebangsaan, pembahasan diskusi bakal memfokuskan kepada anak-anak muda dan kalangan pergerakan.

Tentunya, ini akan mewadahi mereka dalam membedah setiap pemikiran Bung Karno dengan pembangunan masa kini.

“Ya anak-anak muda, anak-anak pergerakan, kita bedah pemikiran-pemikiran Bung Karno yang masih relevan dan bisa diterapkan untuk membangun daerah ini,” tegasnya.

Iswandi juga mengingatkan, terkait pentingnya generasi muda mengingat sejarah dan meneladani semangat kebangsaan Bung Karno, seperti apa yang diucapkan Sang Proklamator yakni jangan lupakan “Jas Merah”.

“Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah (Jas Merah), itu kata Bung Karno,” tegasnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved