Kamis, 23 April 2026

Lifestyle

10 Manfaat Bawang Putih dan Kandungan Nutrisinya, Dapat Mengurangi Risiko Serangan Jantung

Bawang putih merupakan salah satu tanaman tertua yang dibudidayakan di dunia yang memiliki banyak manfaat dan merupakan tanaman tahunan yang kuat.

Editor: Yara Tahnia
Kompas.com
MANFAAT BAWANG PUTIH - Ilustrasi bawang putih. Bawang putih merupakan salah satu tanaman tertua yang dibudidayakan di dunia yang memiliki banyak manfaat dan merupakan tanaman tahunan yang kuat yang termasuk dalam famili Liliaceae. (Kompas.com) 

TRIBUNKALTIM.CO - Bawang putih merupakan salah satu tanaman tertua yang dibudidayakan di dunia yang memiliki banyak manfaat dan merupakan tanaman tahunan yang kuat yang termasuk dalam famili Liliaceae.

Anggota famili ini lainnya termasuk bawang bombai, daun bawang, daun kucai dan bawang merah.

Tanaman ini memiliki aroma yang tajam dan rasa yang khas.

Umbi merupakan bagian tanaman bawang putih yang paling umum digunakan dan biasanya terdiri dari delapan hingga 20 siung berbentuk seperti tetesan air mata yang terbungkus dalam kulit putih seperti perkamen.

Kandungan Nutrisi Bawang Putih

Baca juga: 10 Manfaat Bayam Bagi Kesehatan Tubuh, Dapat Mengurangi Efek Buruk Dari Pola Makan Tinggi Lemak

Satu siung (4g) bawang putih menyediakan:

  • 4Kkal / 16KJ
  • 0,3 gram protein
  • 0,0g lemak
  • 0,7g karbohidrat
  • 0,2g serat
  • 25mg kalium

10 Manfaat dari Bawang Putih untuk Kesehatan

1. Mengandung senyawa yang berkhasiat obat

Inilah bawang putih, rempah yang diklaim mampu atasi inflamasi pada pasien Covid-19
MANFAAT BAWANG PUTIH - Ilustrasi bawang putih. Bawang putih merupakan salah satu tanaman tertua yang dibudidayakan di dunia yang memiliki banyak manfaat dan merupakan tanaman tahunan yang kuat yang termasuk dalam famili Liliaceae. (Kompas.com)

Banyaknya khasiat bawang putih sebagai obat disebabkan oleh senyawa aktif yang disebut allicin.

Senyawa yang mengandung sulfur ini memberikan aroma tajam dan rasa khas pada bawang putih.

Beruntung bagi kita para juru masak, tindakan mencacah atau menghancurkan merangsang produksi allicin.

Namun, penggunaan panas dianggap dapat menghambat beberapa khasiat obat yang dirasakan, sehingga sebaiknya bawang putih ditambahkan di akhir proses memasak.

2. Dapat mengurangi risiko serangan jantung

Banyak penelitian telah difokuskan pada potensi bawang putih dalam mengurangi risiko penyakit jantung dan membantu mengelola kadar kolesterol.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bawang putih membuat trombosit (sel yang terlibat dalam pembekuan darah) lebih kecil kemungkinannya untuk menggumpal dan menumpuk di dinding Arteri.

Baca juga: Manfaat Bubuk Cendana untuk Kulit: 5 Alasan untuk Menambahkannya ke Rutinitas Kecantikan Anda

Ini berarti bawang putih bertindak seperti antikoagulan dan dengan demikian mengurangi risiko serangan jantung.

3. Dapat membantu mengelola tekanan darah

Bawang putih juga dapat menurunkan tekanan darah melalui kemampuannya memperlebar pembuluh darah, sehingga darah dapat mengalir lebih lancar.

4. Mungkin memiliki sifat anti kanker

Senyawa sulfur dalam bawang putih telah diteliti kemampuannya untuk menghambat sel kanker dan memblokir tumor.

Meskipun demikian, sebagian besar bukti bawang putih terkait kanker usus besar, prostat, esofagus dan ginjal bersifat observasional, dengan hanya sejumlah kecil subjek yang diikutsertakan dalam penelitian.

Akibatnya, efek bawang putih terkait kanker masih belum pasti dan diperlukan lebih banyak penelitian.

5. Memiliki sifat antimikroba dan antijamur

Baca juga: Minyak Wijen, Manfaat dan Penggunaannya Dalam Kehidupan Sehari-hari

Bawang putih memiliki sejarah panjang dalam penggunaan sebagai penangkal infeksi terhadap virus, bakteri, dan jamur.

Bawang putih disebut sebagai 'penisilin Rusia' untuk menunjukkan sifat antibakterinya, yang sekali lagi dikaitkan dengan senyawa allicin.

Beberapa kondisi kulit, seperti kutil dan gigitan serangga, juga dapat bereaksi terhadap minyak bawang putih atau siung bawang putih mentah yang dihancurkan.

6. Dapat mendukung kesehatan tulang

Studi pada hewan menunjukkan bahwa bawang putih dapat meminimalkan kehilangan tulang dengan meningkatkan kadar estrogen pada hewan pengerat betina.

Sebuah studi pada wanita pascamenopause menemukan efek serupa ketika dosis harian ekstrak bawang putih kering (setara dengan 2 gram bawang putih mentah) dikonsumsi.

7. Dapat mendukung kesehatan sendi

Penelitian menunjukkan konsumsi bawang putih dapat memberikan sedikit kelegaan dari gejala peradangan artritis.

Baca juga: 7 Manfaat Beras Merah Bagi Kesehatan, Gunakan dalam Program Diet Anda!

8. Dapat membantu melindungi terhadap flu biasa

Berkat sifat anti-virusnya yang kuat, bawang putih dapat membantu mencegah dan mengurangi keparahan penyakit flu dan pilek.

9. Dapat melindungi otak

Bawang putih mengandung senyawa pelindung yang dapat membantu melindungi terhadap penurunan fungsi kognitif yang terkait dengan penuaan.

Hal ini dapat memperlambat perkembangan kondisi seperti Alzheimer dan demensia.

10. Dapat meningkatkan kinerja olahraga

Meskipun penelitian pada hewan menunjukkan bawang putih dapat meningkatkan performa fisik, hanya ada sedikit penelitian yang mengevaluasi efeknya pada manusia.

Namun, sebuah penelitian kecil pada tahun 2015 menunjukkan bahwa suplemen bawang putih dapat meningkatkan kapasitas oksigen selama berolahraga, meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan. (*)

Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved