Jumat, 5 Juni 2026

Kabar Artis

Profil Arnold Putra, Diduga Selebgram yang Danai Pemberontakan di Myanmar, Pernah Buat Tas Tulang

Inilah sosok AP, seorang selebgram Warga Negara Indonesia (WNI) yang dihukum penjara 7 tahun di Myanmar dengan tuduhan mendanai pemberontak .

Tayang:
Editor: Heriani AM
Instagram @arnoldputra @arnoldputragallery
SOSOK ARNOLD PUTRA - Nama desainer Indonesia, Arnold Putra terseret temuan paket organ manusia dari Brazil. Ini profil Arnold Putra dan aksi kontroversial yang pernah dilakukannya. (Instagram @arnoldputra @arnoldputragallery) 

Arnold Putra adalh desainer asal Indonesia yang karyanya cukup kontroversial.

Arsip berita Tribunnews.com, 2022 lalu Arnold pernah membuat tas tangan dari tulang belakang manusia.

 Nama desainer Indonesia, Arnold Putra terseret temuan paket organ manusia dari Brazil. Ini profil Arnold Putra dan aksi kontroversial yang pernah dilakukannya. (Instagram @arnoldputra @arnoldputragallery)

Dikutip dari Insider, Arnold Putra diketahui membuat tas tangan yang pegangannya terbuat dari tulang belakang manusia dan pertama kali dijual pada 2016.

Tas yang disebut-sebut sebagai satu-satunya di dunia ini dijual seharga USD 5.000.

Dalam unggahan Arnold di akun keduanya, @byarnoldputra, ia menuliskan tas itu terbuat dari tulang belakang anak yang menderita osteoporosis.

"Dibuat dari seluruh tulang belakang anak yang menderita osteoporosis," tulisnya.

Menurut pendapat sejumlah ahli, mereka percaya Arnold memang membuat tas tersebut dari tulang manusia asli.

Baca juga: Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil, Selebgram Teman Lisa Mariana Beber Sejumlah Kejanggalan

Sementara itu, Arnold mengaku mendapatkan tulang belakang itu dari Kanada secara legal.

Tetapi, saat diminta untuk menunjukkan dokumen resmi sebagai bukti, ia menolaknya karena bagian dari perjanjian kerahasiaan.

Tak hanya itu, nama Arnold Putra menjadi sorotan setelah terseret dalam kasus pengiriman paket diduga berisi organ manusia.

Paket tersebut dikirim dari Brasil menuju Singapura.

Buntut dari paket tersebut, Kepolisian Federal Brasil saat ini tengah melakukan penyelidikan.

Menurut penyelidikan awal, tersangka utamanya adalah seorang profesor di Amazonas State University (UEA).

"Laboratorium anatomi melakukan ekstraksi cairan tubuh," demikian bunyi pernyataan polisi.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved