Berita Viral

Viral! Goyangan Pacu Jalur Mendunia, AC Milan Hingga PSG tak Mau Ketinggalan Tren

Tren mewarnai media sosial dalam beberapa hari terakhir yang memperlihatkan aksi penari bocah penari di ujung perahu yang tengah mengikuti balap

TikTok/AC Milan-PSG
VIRAL PACU JALUR - Sebuah tren mewarnai media sosial dalam beberapa hari terakhir yang memperlihatkan aksi penari bocah penari di ujung perahu yang tengah mengikuti balapan Pacu Jalur. Tren ini diikuti AC Milan hingga PSG. (TikTok/AC Milan-PSG) 

TRIBUNKALTIM.CO - Viral! sepak bola dunia "tertular" tren joget Pacu Jalur.

Ya, sebuah tren mewarnai media sosial dalam beberapa hari terakhir yang memperlihatkan aksi penari bocah penari di ujung perahu yang tengah mengikuti balapan Pacu Jalur.

Aksi dan tari dari salah satu bocah di video yang memakai kacamata hitam ini mendunia.

Beragam video dari seantero dunia mereka ulang aksi dansa atraktif sang bocah.

Baca juga: Update Rekap Bursa Transfer Liga Italia: AC Milan, Inter Milan, Juventus, Napoli Hingga Como

Baca juga: AC Milan Datangkan Bintang Kelas Dunia eks Real Madrid, Marco Asensio dapat Lampu Hijau Dilepas PSG

Saking viralnya, akun TikTok raksasa Liga Italia, AC Milan, juga masuk ke dalam tren dengan sang maskot, Milanello, melakukan gerakan-gerakan yang dilakukan sang bocah dengan caption di video "AURA FARMING AKURASI 1899 persen ".

Satu lagi datang dari akun PSG yang stitch (menjahit) potongan-potongan video perayaan para pemain mereka dengan video viral sang bocah di depan perahu.

"Aura dia mencapai Paris" tulis caption di akun TikTok sang juara Liga Champions 2024-2025 tersebut.

Asal Muasal Pacu Jalur

Baca juga: Samuele Ricci, Bintang Timnas Italia Resmi Berseragam AC Milan, Pecah Rekor Transfer!

Pacu Jalur adalah tradisi lomba dayung perahu panjang khas Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, yang telah berlangsung sejak abad ke-17.

Awalnya, “jalur” merupakan alat transportasi utama masyarakat di sepanjang Sungai Kuantan, digunakan untuk mengangkut hasil bumi dan penumpang karena transportasi darat belum berkembang.

Perahu jalur terbuat dari kayu bulat utuh tanpa sambungan, mampu memuat 40–60 orang, dan sering dihiasi ukiran kepala hewan serta ornamen khas lainnya, yang pada masa lalu hanya digunakan oleh bangsawan atau pemuka adat sebagai simbol status sosial.

Uniknya, dalam setiap perlombaan, selalu ada penari kecil di bagian depan jalur.

Baca juga: Ardon Jashari Bisa Lebih Cepat Bersinar di AC Milan daripada Charles De Ketelaere

Sosok atraktif yang dinamakan Tukang Tari atau Anak Coki itu menari penuh semangat ketika jalur melaju cepat membelah Sungai Kuantan.

Kenapa Bocah yang Jadi Penari?

Pemilihan anak-anak sebagai penari bukan tanpa alasan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved