Kamis, 9 April 2026

Berita Kubar Terkini

Aiptu Sahwan Bangun Lapangan Upacara Sendiri untuk SD 009 Bukit Harapan Kubar

Ketulusan dan kepedulian terhadap dunia pendidikan ditunjukkan Aiptu Moh Sahwan, Ps Kanit Binmas Polsek Bongan Polres Kutai Barat

Penulis: Dwi Ardianto | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
KEPEDULIAN - Aiptu Moh Sahwan, Ps Kanit Binmas Polsek Bongan Polres Kutai Barat. Ia membangun secara mandiri sebuah lapangan upacara dan area bermain untuk SDN 009 Desa Bukit Harapan, Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat, yang selama puluhan tahun tak memiliki halaman layak. (TRIBUNKALTIM.CO/HO) 

TRIBUNKALTIM.CO, KUBAR – Ketulusan dan kepedulian terhadap dunia pendidikan ditunjukkan Aiptu Moh Sahwan, Ps Kanit Binmas Polsek Bongan Polres Kutai Barat.

Ia membangun secara mandiri sebuah lapangan upacara dan area bermain untuk SDN 009 Desa Bukit Harapan, Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat, yang selama puluhan tahun tak memiliki halaman layak.

Sekolah dasar tersebut berada di dataran rendah dan berdekatan dengan anak sungai. Setiap kali hujan deras melanda, halaman sekolah kerap tergenang hingga tidak dapat digunakan untuk kegiatan upacara ataupun bermain. Bahkan, ruang kelas seringkali ikut terendam banjir.

“Kondisi itu saya lihat sendiri, karena kebetulan putra saya juga sekolah di sana. PRasanya miris, karena anak-anak tidak bisa upacara dan tidak punya area bermain. Padahal upacara itu penting untuk menanamkan jiwa kebangsaan dan nasionalisme sejak dini,” ungkap Aiptu Sahwan, Senin (07/07).

Baca juga: Pemkab Kubar Dukung Rencana Mandau Jadi Warisan Budaya Tak Benda Dunia oleh UNESCO

Tersentuh oleh kondisi tersebut, ia pun mengambil inisiatif membangun lapangan kayu dari bahan ulin berukuran 25x40 meter.

Pembangunan itu dimulai secara bertahap sejak akhir tahun 2023 dan rampung pada akhir 2024, dengan biaya pribadi yang dikumpulkan perlahan dari hasil berkebun sayur.

“Selama satu tahun saya kumpulkan sedikit demi sedikit dari hasil kebun. Begitu ada rezeki, saya beli material, panggil tukang. Saya tidak pernah hitung totalnya, yang penting niatnya ikhlas membantu,” ujarnya.

Kini, halaman yang dibangun Aiptu Sahwan telah dimanfaatkan untuk upacara bendera setiap Senin dan berbagai kegiatan anak-anak lainnya.

Anak-anak pun antusias menggunakan area tersebut sebagai tempat bermain dan berkumpul, menggantikan halaman lama yang kerap becek dan terendam banjir.

“Alhamdulillah, perasaan saya bahagia ketika halaman itu selesai. Langsung digunakan untuk upacara, dan sekolah juga merasa sangat terbantu. Ini bukan sekadar lapangan, tapi tempat tumbuhnya nilai-nilai kebangsaan pada generasi muda,” katanya penuh haru.

Aiptu Sahwan yang lahir di Bangkalan, Jawa Timur, mulai bergabung di Kepolisian sejak tahun 2000 setelah menempuh pendidikan di SPN Bumi Turangga Balikpapan.

Ia telah mengabdi di Kutai Barat sejak 2004, dan selama 21 tahun dinas di wilayah itu, ia dikenal sebagai sosok rendah hati dan peduli terhadap masyarakat.

Baca juga: Jemaah Haji Kubar Tiba 9 Juli, Kemenag dan PPIH Gelar Simulasi Penyambutan di Pelabuhan Melak

“Bagi saya, jadi polisi itu profesi yang mulia. Bisa bantu masyarakat, bisa memberi manfaat. Itu yang saya pegang sejak kecil, karena saya memang bercita-cita menjadi polisi,” tuturnya.

Kisah inspiratif Aiptu Sahwan menjadi bukti bahwa pengabdian tidak selalu soal seragam dan tugas formal, tapi juga menyangkut kepedulian nyata terhadap lingkungan sekitar, termasuk masa depan anak-anak di pelosok negeri. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved