Berita Bontang Terkini
Guest House di Bontang Tumbuh Subur, Harga Terjangkau Jadi Andalan
Tren guest house di Kota Bontang terus menggeliat dalam beberapa tahun terakhir, bisnis akomodasi skala rumahan ini kini menjelma menjadi usaha
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Amelia Mutia Rachmah
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Tren guest house di Kota Bontang terus menggeliat dalam beberapa tahun terakhir.
Tidak hanya sebagai tempat persinggahan, bisnis akomodasi skala rumahan ini kini menjelma menjadi peluang usaha menjanjikan di tengah tingginya aktivitas proyek industri serta meningkatnya wisata lokal.
Guest house dinilai sebagai alternatif akomodasi yang relatif terjangkau dibanding hotel berbintang, namun tetap menawarkan fasilitas memadai.
Kondisi ini membuat persaingan bisnis penginapan di Bontang semakin berwarna, sekaligus berdampak positif terhadap roda perekonomian masyarakat.
Hrotin (57), pemilik Homestay 61, menjadi salah satu pelaku usaha yang merasakan langsung peluang bisnis ini.
Baca juga: Makan Bergizi Gratis di Bontang Siap Bergulir Senin Depan, Baru Sasar 50 Persen Sekolah
Sejak membuka guest house miliknya setahun lalu di Gang Selancar 7, Jalan MT Haryono, tingkat okupansi kamar terus meningkat.
“Kalau akhir pekan biasanya penuh. Hari biasa juga sering ada tamu,” ujarnya saat ditemui Tribunkaltim, Senin (7/7/2025).
Homestay miliknya memiliki delapan kamar lengkap dengan AC, televisi, dapur bersama, dan mesin cuci. Tarifnya dipatok Rp250 ribu per malam.
Menurutnya mayoritas tamu Homestay 61 berasal dari pekerja proyek di kawasan Pupuk Kaltim, hingga wisatawan lokal dan luar kota seperti Samarinda, Balikpapan, Jakarta, bahkan Purwokerto.
Tak jarang juga wisatawan dari Kutim, Tenggarong, atau Sangkulirang yang hendak berlibur ke Pulau Beras Basah memilih menginap di sana.
Baca juga: Cuaca Bontang Kaltim Tak Menentu, BPBD Imbau Warga Waspadai saat Aktivitas di Laut
Melihat peluang ini, Hrotin bahkan sudah menambah usaha serupa di Kelurahan Telihan, Bontang Barat, sehingga total memiliki 18 kamar.
“Unit pertama di Telihan dekat pasar, jadi tamu gampang cari makan,” tambahnya.
Ia memastikan seluruh legalitas usaha sudah lengkap, termasuk izin mendirikan bangunan (IMB) dan nomor induk berusaha (NIB).
“Semua diurus anak saya,” ujarnya.
Senada dengan Hrotin, Udin Mulyono, pengelola Guest House Halal Square, juga optimistis terhadap prospek bisnis rumah singgah di Bontang.
Baca juga: Shemmy Permata Sari Dorong Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan SDM di Bontang
| Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Muara Badak, Amankan 16,55 Gram Barang Bukti |
|
|---|
| Tempat Penampungan Sampah Malahing Ambruk, Warga Kehilangan Fasilitas Utama |
|
|---|
| Viral Pencurian Motor di Bontang Selatan Terekam CCTV, Warga Resah Polisi Belum Beri Tanggapan |
|
|---|
| Mutasi Jilid II Pemkot Bontang, Lebih dari 10 Jabatan Strategis Dirombak |
|
|---|
| Mutasi 145 Pejabat Bontang, 10 Kelurahan Ganti Lurah dan Camat Dirombak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250707_Homestay_Bontang.jpg)