Selasa, 28 April 2026

Berita Bontang Terkini

Buaya Terkam Remaja di Sungai Santan Kukar, Hanya Sandal dan Pancing yang Tersisa

Seorang remaja bernama Muhammad Nur Akbar (13), warga RT 15, Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara, ditemukan meninggal dunia

Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO/TANGGAPAN LAYAR
DITERKAM BUAYA - Tangkapan layar Kerumunan warga yang datang melihat proses evakuasi korban bernama Muhammad Nur Akbar yang meninggal setelah dikabarkan hilang diterkam buaya, pada Selasa (8/7/2025) siang. (TRIBUNKALTIM.CO/HO/TANGGAPAN LAYAR) 

TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG Sungai Santan kembali menelan korban.

Seorang remaja bernama Muhammad Nur Akbar (13), warga RT 15, Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara, ditemukan meninggal dunia setelah diterkam buaya saat memancing, Selasa (8/7/2025) siang.

Korban yang diketahui masih duduk di bangku SMP itu sempat dilaporkan hilang oleh rekannya sekitar pukul 14.00 Wita. Di lokasi kejadian, hanya ditemukan sisa umpan, dua reel pancing, dan satu sandal jepit.

“Ini pancingnya, orangnya sudah tidak ada,” kata warga dalam rekaman video yang diterima Tribunkaltim.co.

Menjelang sore, tidak jauh dari lokasi hilangnya korban, warga dikejutkan dengan kemunculan seekor buaya besar di permukaan sungai, dengan tubuh korban masih berada di moncongnya. 

Baca juga: Kronologi Karyawan PT KIN di Muara Bengalon Kutim Diterkam Buaya hingga Tewas

Warga hanya bisa mengawasi dari kejauhan, menunggu hingga buaya melepaskan tubuh korban.

Kapolsek Marangkayu, Iptu Risal, membenarkan insiden nahas tersebut. Ia mengatakan bahwa korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 23.00 Wita, setelah dilakukan pencarian oleh warga.

"Ditemukan tadi malam, sekitar jam 11, meninggal,” ujar Risal saat dikonfirmasi, Rabu (9/7/2025).

Menurut Risal, berdasarkan keterangan saksi, korban awalnya menyusul temannya yang lebih dulu memancing di pinggir sungai. 

Namun saat tengah asyik memancing, buaya tiba-tiba menyambar kaki kiri korban. Rekannya sempat mencoba menahan dengan menarik bajunya, namun tenaga predator sungai itu lebih kuat.

Baca juga: Viral Remaja di Penajam Kaltim Meninggal Diterkam Buaya, Ini Kronologinya

Peristiwa ini menambah panjang daftar serangan buaya di wilayah perairan Marangkayu, yang dikenal sebagai habitat alami satwa liar tersebut. Warga setempat diminta untuk lebih waspada dan tidak beraktivitas terlalu dekat dengan sungai, terutama di sore hari. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved