Berita Samarinda Terkini
Warga di Samarinda Sebut Nasi dari Beras Oplosan Cepat Basi
Tak semua warga mengetahui viralnya dugaan beras oplosan yang beredar di sejumlah daerah di Indonesia
Penulis: Nevrianto | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Tak semua warga mengetahui viralnya dugaan beras oplosan yang beredar di sejumlah daerah di Indonesia.
Seorang pedagang di Samarinda, Umsan mengakui tak mengetahui peredaran beras oplosan.
“Jujur saya tak tahu yang viral soal beras oplosan baru-baru ini, karena saya bekerja berdagang, membantu urusan rumah tangga, beribadah terkadang mengurus kebun di Tenggarong Seberang.
Tapi saya pernah tahu sudah lama lebih dari dua tahun lalu pernah mengetahui tapi saya takut bedosa kalau jual beras oplosan. Beras yang saya jual ada dari Jawa Timur, Beras Mawar, Berlian dan sejumlah beras dari Sulawesi,” jelasnya.
Sementara warga Kecamatan Sambutan Samarinda, Dwi Yenie memiliki pengalaman membeli beras oplosan.
Baca juga: Warga di Balikpapan Kaltim Geram dengan Isu Beras Oplosan, Mengancam Kualitas Pangan
“Fenomena beras-beras oplosan ini jelas menunjukkan adanya kesalahan tata kelola pangan di Indonesia, mulai dari produksi, distribusi hingga pengawasan. Dan dampaknya beras oplosan yakni memperlemah ketahanan pangan salah satunya pilar ketersediaan.
Pernah beli beras kemudian dimasak seperti biasa dan ternyata cepat basi," ujarnya.
Namun demikian, Dwi Yenie menuntut agar pemerintah harus prioritaskan warga dan petani.
“Harapannya ya pemerintah memelihara petani dengan lebih baik sesuai singkatannya PETANI, Penyangga Tatanan Negara Indonesia,” harapnya (*)
| Hetifah Sjaifudian Gelar Workshop Pendidikan di Samarinda, Libatkan 100 Guru dan Komite |
|
|---|
| Target 2,5 Kali Panen per Tahun, Pemkot Samarinda Evaluasi Kendala Irigasi di Wilayah Pertanian |
|
|---|
| Harga Solar Non Subsidi Naik, Akademisi Unmul Samarinda Ingatkan Risiko Efek Berantai |
|
|---|
| Idul Adha 2026, Dinas Ketapangtani Samarinda Lakukan Pengawasan Hewan Ternak Agar Terbebas dari PMK |
|
|---|
| Jadwal Mati Air di Samarinda 7 Mei 2026, Ini Daftar Daerah Terdampak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250715-Pekerja-menjual-beras-di-Toko-Belibis.jpg)