Sabtu, 25 April 2026

Berita Pemkab Penajam Paser Utara

Bupati PPU Mudyat Noor Minta ASN Konsumsi Beras Petani Lokal Penajam Paser Utara

Bupati PPU Mudyat Noor, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengonsumsi beras lokal

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Budi Susilo
HO/Pemkab PPU
BERAS LOKAL PPU - Launching Beras Perumda Benuo Taka yang digelar di halaman Kantor Bupati PPU, Kilometer 09 Nipah-nipah, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (21/7/2025) pagi, Bupati Mudyat minta ASN konsumsi beras petani lokal. Bupati Mudyat juga meminta seluruh pimpinan OPD dan Perumda agar aktif menyosialisasikan program tersebut ke seluruh anggota, termasuk perangkat desa dan kelurahan. (HO/Pemkab PPU) 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengonsumsi beras lokal hasil pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara.

Imbauan ini disampaikannya saat apel pagi bersama dalam rangka Launching Beras Perumda “Benuo Taka”, yang digelar di halaman Kantor Bupati PPU, Kilometer 09 Nipah-nipah, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (21/7/2025) pagi.

Bupati Mudyat Noor menegaskan bahwa Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Penajam Paser Utara harus aktif memanfaatkan seluruh potensi lokal, guna memperkuat perputaran ekonomi di daerah.

Launching beras Benuo Taka ini diharapkan tidak hanya terbatas di lingkungan pemerintah.

Baca juga: Rakor Swasembada Pangan, Kaltim Gaspol Wujudkan Kemandirian Beras Lokal

ASN juga diharapkan dapat ikut mempromosikan dan menawarkan kepada keluarga serta tetangga.

"Sehingga perekonomian lokal bisa lebih hidup," ungkapnya.

Ia menjelaskan, peluncuran beras lokal ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dalam mendukung ketahanan pangan daerah dan pemberdayaan petani.

Melalui pemanfaatan dan penyerapan produk pertanian lokal oleh ASN, Non ASN, dan BUMD, diharapkan tercipta pasar yang jelas dan berkelanjutan bagi para petani.

Dengan adanya pasar tetap, para petani tidak lagi khawatir soal harga maupun distribusi. 

"Sementara masyarakat juga mendapat akses terhadap beras berkualitas, terjangkau, dan berasal dari tanah mereka sendiri," tambahnya.

Sebagai tahap awal, Perumda Benuo Taka telah menyiapkan pasokan beras untuk didistribusikan ke empat perangkat daerah dan satu BUMD, yakni:

  • Sekretariat Daerah;
  • Dinas Pertanian;
  • Dinas Ketahanan Pangan;
  • Dinas KUKM Perindustrian dan Perdagangan;
  • serta Perumda Air Minum Danum Taka. 

Ke depannya, seluruh perangkat daerah diharapkan turut menjadi bagian dari rantai distribusi ini.

Mudyat juga meminta seluruh pimpinan OPD dan Perumda agar aktif menyosialisasikan program tersebut ke seluruh anggota, termasuk perangkat desa dan kelurahan.

Baca juga: Pemkab PPU Bakal Godok Kebijakan Baru, ASN Wajib Konsumsi Beras Lokal Penajam Paser Utara

"Saya yakin, dengan sinergi semua pihak, program ini bukan sekadar konsumsi, tapi strategi menyeluruh untuk membangun ekonomi lokal yang kuat, menyejahterakan petani, menjaga stabilitas harga, dan memperkuat kedaulatan pangan daerah," pungkasnya.

Sementara itu, salah satu ASN di lingkungan Setkab PPU, Ike Purwaningrum, menyambut baik program ini. Menurutnya, dukungan ini bentuk nyata partisipasi ASN dalam mendukung hasil pertanian lokal.

"Ini adalah bentuk dukungan kami terhadap petani lokal, agar mereka tidak lagi kesulitan dalam mendistribusikan hasil panen mereka," katanya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved