Berita Samarinda Terkini
676 Pengendara Terjaring Operasi Patuh Mahakam 2025 di Samarinda, Naik 4 Kali Lipat
Sebanyak 676 pengendara ditindak dalam sepekan pelaksanaan Operasi Patuh Mahakam 2025 di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Miftah Aulia Anggraini
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Sebanyak 676 pengendara ditindak dalam sepekan pelaksanaan Operasi Patuh Mahakam 2025 di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Jumlah ini mengalami lonjakan signifikan dibandingkan tahun lalu yang hanya mencatat 157 penindakan tilang.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo menyebutkan peningkatan ini dipengaruhi oleh tingginya angka pelanggaran, meningkatnya intensitas kegiatan penindakan, serta dukungan sistem tilang elektronik statis (ETLE Statis).
"Sekarang itu adanya tren peningkatan, ini terjadi karena pertama tentu masih banyak pelanggaran, kedua karena kegiatan kita juga meningkat dari tahun sebelumnya, kemudian ditambah dengan penindakan dari Etle Statis,” ucap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar melalui Kasatlantas Kompol La Ode Prasetyo.
Baca juga: Polresta Balikpapan Evaluasi Operasi Patuh Mahakam 2025 Bareng Mabes Polri
Operasi yang dimulai sejak Senin, 14 Juli 2025 itu digelar di sejumlah titik rawan pelanggaran di Samarinda dan fokus pada penertiban pengguna jalan yang abai terhadap aturan lalu lintas.
Selain penindakan, Operasi Patuh Mahakam 2025 juga memberi kesempatan kepada pemilik kendaraan untuk menyelesaikan kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor.
La Ode menuturkan, tiga jenis pelanggaran terbanyak di antaranya adalah melawan arus, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, serta pengemudi mobil yang tidak memakai sabuk pengaman.
“Ini tiga kategori teratas yang kerap menjadi pelanggaran yang membahayakan keselamatan pengendara dan pengguna jalan lainnya," ujarnya.
Baca juga: 28 Pengendara Ditilang dan 40 Ditegur saat Polresta Balikpapan Gelar Operasi Patuh Mahakam 2025
Ia pun mengingatkan masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berlalu lintas.
“Sebenarnya tertib berlalu lintas itu ya untuk keselamatan diri sendiri bukan untuk orang lain," pungkasnya. (*)
| 5 Fakta Kriminalitas Jalanan Samarinda, Kasusnya Tertinggi di Kaltim pada Mei 2026 |
|
|---|
| Pertamina Gelar Pelatihan Barista untuk Pemuda Samarinda, Dorong Wirausaha Kopi Muda |
|
|---|
| Hunian Hotel di Samarinda Lesu, PHRI Berharap Pemda Gelar Event Nasional untuk Tingkatkan Wisatawan |
|
|---|
| Catat Tanggalnya! Operasi Patuh 2026 di Samarinda Berlaku 14 Hari, Ini Pelanggaran Prioritasnya |
|
|---|
| Gencarkan Edukasi Toga, Aspetri Kaltim Ajarkan Warga Samarinda Cara Membuat Jamu yang Benar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/22072025-Operasi-patuh-mahakam-di-kota-samarinda.jpg)