Jumat, 1 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Driver Ojol di Samarinda Kaltim Ditonjok Jukir Liar karena Rp 2.000, Lapor Polisi

Muhammad Ilham (20), pengemudi ojek online, harus menjalani visum setelah dipukul juru parkir (jukir) liar.

Tayang: | Diperbarui:
KOMPAS.COM/PANDAWA BORNIAT
OJOL DIPUKUL JUKIR - Muhammad Ilham (20), pengemudi ojek online, harus menjalani visum setelah dipukul juru parkir (jukir) liar di depan sebuah warung makan di Jalan Gunung Merbabu, Kelurahan Jawa, Samarinda Ulu, Senin (28/7/2025) pukul 23.20 WITA. (KOMPAS.COM/PANDAWA BORNIAT) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Muhammad Ilham (20), pengemudi ojek online di Samarinda, Kalimantan Timur, harus menjalani visum setelah dipukul juru parkir (jukir) liar.

Insiden itu terjadi di depan sebuah warung makan di Jalan Gunung Merbabu, Kelurahan Jawa, Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, Senin (28/7/2025) pukul 23.20 WITA. 

Peristiwa ini bermula ketika jukir liar meminta Rp 2.000 dengan nada tinggi dan berujung pemukulan lantaran Ilham tidak segera menanggapi.

“Dia minta uang parkir, tapi nadanya tinggi. Bukan minta, malah kayak marah,” ujar Ilham, Selasa (29/7/2025), usai melapor ke Mapolsek Samarinda Ulu, seperti dilansir Kompas.com.

Ilham yang tetap diam mendapati jukir tersebut memanggil rekannya.

Baca juga: Viral! Driver Ojol Tabrak Truk Parkir di Bahu Jalan PM Noor Samarinda Kalimantan Timur

“Dia bilang, ‘Bang, sini nih ada yang enggak mau bayar parkir.’ Terus temannya datang dan langsung tonjok saya di bagian muka,” tambahnya.

Akibat pemukulan itu, wajah Ilham terluka.

Ia akhirnya menyerahkan Rp 4.000 agar situasi tak memburuk, lalu mendatangi Mapolsek Samarinda Ulu bersama rekan-rekan sesama ojol.

Kericuhan kecil sempat terjadi antara komunitas ojol dan kelompok jukir liar di lokasi kejadian.

Baca juga: Viral Driver Ojol di Balikpapan Panik Hari Pertama Ngojek, Lupa Kasih Helm Malah Dikasih Rp 50 Ribu

Ilham kini berharap polisi segera mengidentifikasi dan menindak kedua terduga pelaku.

Kapolsek Samarinda Ulu sampai saat ini belum memberi keterangan resmi, sementara penyidik masih mengumpulkan bukti serta keterangan saksi di lapangan. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved