Berita Kutim Terkini
Stok Beras di Kutai Timur Aman dan Harga di Pasaran Masih di Bawah Harga Eceran Tertinggi
Beras di Kutai Timur termasuk aman, sebab baru-baru ini beberapa agen yang ada di Sangatta telah kedatangan stok
Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Sejumlah Kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur mengalami kenaikan harga beras hingga stok yang juga menipis. Akan tetapi, Kabupaten Kutai Timur terpantau aman.
Hal itu disampaikan oleh Jabfung Analis Perdagangan Ahli Muda, Achmad Dony Erviady usai menggelar pertemuan dengan agen beras yang ada di Kutai Timur.
Beras di Kutai Timur termasuk aman, sebab baru-baru ini beberapa agen yang ada di Sangatta telah kedatangan stok.
Baca juga: DTPHP Kutim Gandeng Petani Muda Garap Sawah Padi, Desa Selangkau Sebagai Daerah Percobaan Kolaborasi
"Alhamdulillah stok aman, ada yang datang 100 ton, ada yang 50 ton, banyak yang datang kemarin," ujar Dony, Kamis (7/8/2025).
Lanjutnya, di Kabupaten Kutai Timur sejauh ini mengonsumsi beras dari Surabaya, Ngawi dan Sulawesi dengan pengiriman jalur laut melalui pelabuhan di Bontang, Samarinda hingga Balikpapan.
Persoalan harga beras di pasaran juga masih terkendali. Sebab, yang terpenting asalkan harga beras tidak melewati harga eceran tertinggi (HET) Rp 18 ribu per kilogram untuk premium dan Rp 16 ribu per kilogram untuk medium.
"Baru semalam, saya beli beras untuk rumah, yang premium merek PS seberat 25 kilogram harganya Rp 432 ribu, artinya per kilogram masih Rp 17 ribuan," imbuhnya.
Sementara itu, Penjual Bubur Ayam Melrose Sangatta, mengaku beras kemasan 25 kilogram naik yang biasanya Rp 380 ribu sekarang Rp 430 ribu.
"Iya beras premium, naik harganya, tapi masih gampang aja sih dicari di pasar," imbuhnya.
Sementara itu, Wulan, ibu rumah tangga di Kabo Jaya, Sangatta juga mengaku membeli beras yang bermerk rojo lele seberat 5 kilogram seharga Rp 105 ribu.
"Saya belinya di warung dekat rumah saja, biasanya Rp 95 ribu yang kemasan 5 kilogram," terangnya. (*)
| Bea Cukai Sangatta Kutim Musnahkan Ratusan Ribu Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp 602 Juta |
|
|---|
| Harga Minyak Goreng dan Bawang Merah Melonjak di Sangatta, Pedagang Minta Operasi Pasar |
|
|---|
| Geger, Jasad Pria Ditemukan di Gedung Walet Sangatta Kutim, Polisi Selidiki Penyebabnya |
|
|---|
| Petani Sawit Kutim Menjerit, Harga TBS di Lapangan Anjlok Jauh dari Ketetapan Pemerintah |
|
|---|
| Warga Long Bentuq di Kutim Desak Pembangunan Plasma 302 Hektare Segera Dilanjutkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250807_beras-di-kutim-aman.jpg)