Kamis, 30 April 2026

Liga Italia

Keragu-raguan Rasmus Hojlund Terhadap AC Milan Berujung Kritik Keras, 'Dia Bukan Van Basten'

Legenda AC Milan, Arrigo Sacchi, mengaku heran dengan keraguan Rasmus Hojlund untuk menerima pinangan Rossoneri di bursa transfer musim panas ini.

Tayang:
Tangkapan Layar IG/rasmus.hoejlund
UPDATE TRANSFER MILAN - Striker Manchester United, Rasmus Hojlund. Pemain asal Denmark ini mendapatkan kritik keras atas keraguan-raguannya terhadap AC Milan. (Tangkapan Layar IG/rasmus.hoejlund) 

TRIBUNKALTIM.CO - Legenda AC Milan, Arrigo Sacchi, mengaku heran dengan keraguan Rasmus Hojlund untuk menerima pinangan Rossoneri di bursa transfer musim panas ini.

Beberapa hari terakhir, AC Milan dan Manchester United dilaporkan telah mencapai kemajuan signifikan dalam negosiasi untuk merekrut Hojlund dengan skema pinjaman plus opsi beli.

Namun, kesepakatan belum bisa diselesaikan karena sang striker Denmark belum memberikan persetujuan final.

Media Inggris, Manchester Evening News melaporkan bahwa Hojlund mulai terbuka dengan ide hengkang dari Old Trafford, namun belum ada momen yang benar-benar “mengunci” keputusan itu.

Baca juga: Pervis Estupinan, Pemain Ekuador Pertama dalam Sejarah AC Milan, Pilih Nomor 2 Karena Cafu

Akibatnya, AC Milan mulai dikaitkan dengan target penyerang lain.

Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, Sacchi menilai sikap ragu Hojlund menunjukkan kurangnya niat tulus untuk membela AC Milan.

“Kalau dia lebih memilih duduk di bangku cadangan, atau bahkan tribun, di Manchester United ketimbang bermain reguler di AC Milan, lebih baik AC Milan melupakan dia dan mencari pemain yang benar-benar ingin mengenakan kostum Rossoneri."

"AC Milan harus dicintai; bukan jadi pilihan kedua,” tegas Sacchi.

Baca juga: AC Milan Penantang Utama Gelar Juara Liga Italia Serie A 2025/2026

Sacchi menekankan bahwa Hojlund bukanlah sosok penyerang kelas dunia yang harus dikejar mati-matian.

“Kita tidak sedang membicarakan Van Basten atau salah satu striker terbaik Eropa saat ini. Dia pemain bagus, tidak lebih. Saya mengerti Milan butuh penyerang, tapi pemain itu harus mau datang ke Italia dan tidak mempersulit proses,” ujarnya.

Menurut Sacchi, jika AC Milan memanggil, seharusnya Hojlund langsung merespons tanpa ragu.

“Kalau AC Milan menelepon, Anda harus segera berkemas dan naik pesawat pertama ke Malpensa. AC Milan adalah nama legendaris di dunia sepak bola. Pemain harus bersyukur bisa direkrut Milan, bukan sebaliknya,” kata Sacchi.

Baca juga: AC Milan dan 2 Klub Lainnya Terlibat dalam Proses Kembalinya Morata ke Liga Italia

Sacchi lalu membandingkan sikap Hojlund dengan Luka Modric dan Ardon Jashari.

“Modric, di usia 40 tahun dan setelah meraih segalanya bersama Real Madrid, memilih peran penting di AC Milan karena dia tahu ini klub bersejarah."

"Jashari pun memaksa klubnya, Club Brugge, untuk melepasnya ke Milan."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved