Jumat, 10 April 2026

Kawasaki KLX 230 Resmi Meluncur, Berikut Harga di Balikpapan

Kawasaki Fest Day 2019 yang berlangsung di area parkir Balikpapan Superblock berlangsung meriah.

TribunKaltim.CO/Jino Prayudi Kartono
KLX 230 resmi menggaruk tanah bumi Etam hari Sabtu (13/7/2019). Harga motor penggaruk tanah ini dimulai dari Rp 46 jutaan. Terdapat tiga jenis yaitu Standard, Special Edition dan R. 

TRIBUN KALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kawasaki Fest Day 2019 yang berlangsung di area parkir Balikpapan Superblock berlangsung meriah.

Even yang digelar mulai, Sabtu (13/7/2019) pagi tadi dimeriahkan dengan berbagai macam kegiatan.

Perlombaan foto kontes dan kontes motor menjadi beberapa dari kegiatan yang diadakan selama sehari penuh ini.

Selain itu, bagi penggemar motor yang identik dengan warna hijau ini bisa melihat langsung daftar harga motor yang dijual pihak Kawasaki.

Namun dari itu semua, puncak even ini adalah peluncuran motor seri KLX terbaru.

Kawasaki meluncurkan varian terbarunya bermesin 230cc. KLX 230 ini diluncurkan pada Sabtu malam pukul 20.00 Wita .

Seluruh manajemen Kawasaki dan Manajamen PT. Super Sukses Motor naik ke atas panggung. Mereka menunggu aba-aba dari MC untuk membuka kedua motor trail yang dibungkus dengan kain hitam. "1,2,3!!," ucap MC Echy ketika memberikan aba-aba.

Keluarlah dua motor varian KLX 230. Terdapat dua jenis varian berbeda dari KLX 230 yang disediakan diatas panggung.

Trail berwarna hijau tanpa lampu adalah seri dari KLX R. Sementara berwarna hitam dengan garis les biru merah merupakan seri Special Edition motor tersebut.

Sucipto W Sutjiawan, Line Head Marketing Kawasaki Motor Indonesia turut berbangga motor tersebut bisa menjadi pilihan para pecinta motor trail.

Ia berharap para penggemar KLX 150 pun juga mengupgrade motor mereka ke seri teranyar ini.

Selain perbedaan kubikasi mesin, Sucipto W Sutjiawan mengatakan, perbedaan dari berat rangka dan handling motor.

"Yang beda tentu power. Lalu handlingnya lebih ringan dan ergonomis," kata Sucipto W Sutjiawan.

Sehingga motor ini dipastikan lebih mudah untuk dikendalikan karena bebannya lebih ringan dari saudara dekatnya KLX 250.

Menurutnya, antusiasme di Kalimantan Timur cukup tinggi. Ini dikarenakan karena medan Kalimantan yang lebih banyak gundukan tanah.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved