Berita Berau Terkini
Seleksi CPNS 2019 Belum Dimulai, BKPP Berau Sudah Atur Strategi Cegah Kasus Penipuan dan Pungli
Dan kami masih menunggu surat keputusan dari Kemenpan-RB. Kemungkinan untuk Kabupaten Berau, tahapannya bersamaan.
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Pemerintah pusat akan kembali membuka keran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2019 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja PPPK 2019, yang informasinya akan dimulai pada bulan Oktober 2019 nanti.
Namun saat dikonfirmasi Tribunkaltim.co, pada Rabu (11/9/2019), Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau, Abdul Rifai mengatakan.
Nanti dalam CPNS 2019 dan PPPK 2019 ini, pihaknya masih menunggu surat resmi dan jadwal yang dirilis Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI.
Namun sebelumnya, Pemkab Berau kata Abdul Rifai telah diminta untuk mengajukan analisis jabatan yang diperlukan.
“Dan kami masih menunggu surat keputusan dari Kemenpan-RB. Kemungkinan untuk Kabupaten Berau, tahapannya bersamaan dengan Regional Wilayah Banjarmasin,” ungkapnya.
Meski begitu, BKPP Berau tengah bersiap untuk menyiapakan peralatan teknis seperti komputer dan jaringan internet.
Termasuk langkah-langkah untuk mencegah kasus penipuan dengan modus menawarkan pekerjaan sebagai Pegawai Negeri Sipil.
Pasalnya, kasus seperti ini pernah terjadi pada tahun 2014 lalu. Beberapa warga melapor telah mengeluarkan sejumlah uang, karena ada oknum yang menawarkan jaminan bakal diterima sebagai PNS.
“Ini (pencegahan kasus penipuan) yang paling penting. Kami akan mengupayakan tidak ada oknum-oknum yang menawarkan posisi kepada pendaftar. Apalagi calo yang melakukan pungutan liar kepada calon pendaftar,” tegasnya.
BKPP, kata Rifai, mempersiapkan beberapa strategi untuk mencegah calo dalam penerimaan CPNS tahun ini. Jika menemukan ada oknum yang menjadi calo dan mencoba menawarkan tempat untuk pendaftar, maka pihaknya akan bertindak secara tegas dan menyerahkan kasusnya ke aparat kepolisian.
“Potensi percaloan, joki, penipuan dan sebagainya pasti ada. Untuk mengantisipasi, kami tetap melakukan pengawasan,” jelasnya tanpa menyebutkan strategi apa yang dilakukan.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat, agar tidak percaya dengan siapapun yang menjanjikan meluluskan tes CPNS.
Apalagi jika pelakunya meminta sejumlah uang. BKPP juga memastikan, tidak ada biaya yang dikeluarkan dalam seleksi CPNS ini.
Karena itu, segala bentuk pungutan kepada para peserta seleksi CPNS, dipastikan merupakan pungutan liar.
Untuk seleksi peserta, Abdul Rifai menjamin, prosesnya akan sangat teliti dan ketat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/cpns-gef.jpg)