Senin, 13 April 2026

Dituduh Germo & Hidung Belang, VP Garuda Indonesia Ini Laporkan Akun Twitter @digeeembok ke Polisi

Dibenarkan Kepolisian, laporan itu dilayangkan karena akun tersebut menuduh sang VP Garuda Indonesia tersebut sebagai germo.

Editor: Doan Pardede
KOMPAS.com/Devina Halim
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (25/10/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Vice President ( VP ) Awak Kabin Garuda Indonesia Roni Eka Mirsa melaporkan akun Twitter @digeeembok ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

Laporan itu dibenarkan oleh Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra.

Asep mengatakan, laporan itu dilayangkan karena akun tersebut menuduh Roni sebagai germo.

Ditantang Ucap Dungu, Rocky Gerung Diskakmat Budiman Sudjatmiko, Sampai Tak Berkutik & Cuma Diam

• Menteri Nadiem Makarim Hapuskan Ujian Nasional, Ikatan Guru Indonesia Minta Dipercepat Ini Alasannya

• Pramugari Diduga Selingkuhan Eks Dirut Garuda Sering Gantungkan Foto Ari Askhara di Belakang ID Card

• Siswa jadi Lembek dan Masa Lalu Terulang, Kekhawatiran JK Bila UN Dihapus, Nadiem Makarim Bereaksi

"Ada sebuah akun Twitter @digeeembok yang menuding yang bersangkutan sebagai provider atau germo.

Hal ini benar sudah dilaporkan oleh yang bersangkutan ke Polresta Bandara Soetta, Polda Metro Jaya," ujar Asep di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019).

Asep mengatakan bahwa aparat kepolisian sedang mendalami laporan tersebut.

Kompas.com sudah mencoba menghubungi Roni terkait laporannya tersebut, tetapi belum ada respons.

Akun Twitter @digeeembok membuat sebuah thread tentang dugaan skandal para petinggi maskapai nasional Indonesia itu.

Vice Presiden (VP) Awak Kabin Garuda Indonesia Roni Eka Mirsa melayangkan laporan ke Polisi perihal tudingan sebagai seorang germo atau lelaki hidung belang di salah satu akun sosial media twitter.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Adi Ferdian Saputra mengatakan, pelaporan tersebut sudah dilayangkan sejak 6 Desember lalu.

"Laporan 6 Desember 2019," ujar dia saat ditemui Kompas.com di Gedung Otoritas Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (12/11/2019).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved