Selasa, 14 April 2026

Berita Nasional Terkini

Hasil Survei LSI: Mayoritas Warga Siap Perang Bela Indonesia dan Khawatir Diserang Negara Lain

Hasil survei LSI, mayoritas responden menyatakan kesediaan untuk maju berperang jika Indonesia menghadapi konflik dengan negara lain.

Tangkap Layar oleh Tribunnews/Buku Kembdikbud
SIAP BELA NEGARA - Ilustrasi. Foto Peta Indonesia. Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei terbaru yang menunjukkan tingginya semangat patriotisme masyarakat. Dalam survei bertajuk Evaluasi dan Komitmen Publik Terhadap Pancasila, mayoritas responden menyatakan kesediaan untuk maju berperang jika Indonesia menghadapi konflik dengan negara lain. 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 74,9 persen responden menyatakan siap berperang membela Indonesia jika terjadi konflik.
  • Mayoritas masyarakat (90,1 persen) merasa khawatir Indonesia diserang negara lain.
  • Hasil survei menunjukkan tingginya semangat patriotisme sekaligus kekhawatiran publik terhadap ancaman eksternal.

TRIBUNKALTIM.CO - Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei terbaru yang menunjukkan tingginya semangat patriotisme masyarakat.

Dalam survei bertajuk Evaluasi dan Komitmen Publik Terhadap Pancasila, mayoritas responden menyatakan kesediaan untuk maju berperang jika Indonesia menghadapi konflik dengan negara lain.

Pancasila sendiri adalah dasar ideologi negara Indonesia yang terdiri dari lima sila, menjadi pedoman hidup berbangsa dan bernegara.

Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, memaparkan hasil survei tersebut di Jakarta, Minggu (12/4/2026).

Baca juga: Hasil Survei LPEM UI, Separuh Ekonom Menilai Kondisi Ekonomi Memburuk, Inflasi Meningkat

Bersedia Ikut Perang

Mayoritas responden Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyatakan bersedia maju perang membela Indonesia bila saja terjadi perang melawan negara lain. 

Responden diberi pertanyaan bahwa bila terjadi perang antara Indonesia melawan negara lain, seberapa bersediakah responden ikut berperang mempertahankan negara kesatuan ini. 

Sebanyak 26,4 persen responden menyatakan sangat bersedia dan 48,5 persen responden menyatakan bersedia.

“Mayoritas (74,9 persen) menyatakan bersedia/sangat bersedia ikut berperang mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tulis LSI.

Selain responden yang bersedia ikut perang membela Indonesia, ada pula 17,4 persen yang tidak bersedia; 4,4 persen sangat tidak bersedia; dan 3,2 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

Baca juga: Hasil Survei: Warga Indonesia tak Setuju Keputusan Prabowo Gabung BoP dan Tolak Kirim Pasukan TNI

Khawatir Indonesia Diserang Negara Lain 

Responden juga diberi pertanyaan soal kekhawatiran Indonesia diserang negara lain.

Sebanyak 46,9 persen responden sangat khawatir dan 43,2 persen responden khawatir.

“Mayoritas (90,1 persen) merasa khawatir dengan ancaman atau serangan dari negara lain terhadap NKRI,” tulis LSI.

Sisanya, 7,6 persen merasa tidak khawatir; 1,0 persen sama sekali tidak khawatir; dan 1,2 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

Merasa Bebas Menjalankan Agamanya

Lembaga Survei Indonesia (LSI) mencatat hampir seluruh respondennya merasa bebas menjalankan agamanya di Indonesia saat ini.

Komponen soal kebebasan beragama merupakan bagian data dari hasil survei berjudul “Evaluasi dan Komitmen Publik Terhadap Pancasila” dari LSI, dipaparkan Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (12/4/2026).

Baca juga: Hasil Survei Median soal Indonesia Gabung BoP: 73,3 Persen Tak Setuju RI Bayar Rp17 Triliun

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved