Tabrak Petugas Sapu Jalanan di Balikpapan Hingga Tewas, Pengendara Ternyata Tak Miliki SIM A
Tabrak Petugas Sapu Jalanan di Balikpapan Hingga Tewas, Pengendara Ternyata Tak Miliki SIM A

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN -tabrak petugas sapu jalanan di Balikpapan hingga tewas, pengendara ternyata tak miliki SIM A
Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan raya Balikpapan. Kali ini melibatkan sebuah Mobil Honda HRV B 216 YYA dan seorang petugas sapu jalanan.
Berdasarkan pengembangan yang dilakukan Satlantas Polresta Balikpapan, diketahui pengendara mobil ini tak memiliki Surat Izin Mengemudi atau SIM A.
Dengan tak memiliki SIM saat sedang mengemudi, menurut Kanit Lantas Polresta Balikpapan, Ipda Losmer Sirait, hal tersebut dinilai telah melanggar aturan.
"Nggak punya SIM A, selain melanggar dia juga bisa membahayakan nyawa orang lain," ujarnya, Minggu (22/12/2019).
Pasalnya, setiap orang yang mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya wajib memiliki dan membawa Surat Izin Mengemudi (SIM),
sebagai bukti atas kemampuan dan legalitasnya dalam mengemudikan kendaraan tertentu.
Peristiwa naas itu terjadi di Jalan Martadinata dekat Sekretariat Paguyuban Minang Kelurahan Mekar Sari, Balikpapan Tengah pukul 06.15 Wita, Sabtu (21/12/2019).
Kejadian itu bermula saat Mobil mobil Honda HRV B-216-YYA yang dikemudikan Nia Amalia (21) datang dari arah simpang TNI AL menuju Manggar melintasi Jalan Martadinata.
Sesampainya di dekat Sekretariat Paguyuban Minang, mobil Honda HRV B 216 YYA hilang kendali lalu oleng ke kiri dan menabrak petugas penyapu jalan.
Mobil tersebut oleng lantaran pengemudi dalam keadaan pengaruh minuman beralkohol.
"Hilang kendali lalu oleng ke kiri dan menabrak petugas penyapu jalan, pengemudi mabuk," ujar Kasat Lantas Polres Balikpapan, AKP Agung Ngurah Alit Saputra, melalui Kanit Laka Sat Lantas Polresta Balikpapan, Ipda Losmer Sirait.
Akibat dari adanya kecelakaan tersebut, satu orang tewas di tempat yaitu petugas sapu jalanan lantaran mengalami luka di bagian kepala.
"Meninggal di tempat karena luka di bagian kepala," pungkasnya.
Kepala DLH Balikpapan Suryanto jengkel, petugas sapu jalanan jadi korban tabrak lari