Reunian di Tuban, Jawab Ahok saat Jokowi Tantang Kurangi Impor BBM, Singgung Penyalahgunaan Subsidi

Jokowi menginstruksikan Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok BTP membereskan masalah TPPI kurang dari 3 tahun.

Editor: Doan Pardede
Instagram Jokowi
Jokowi dan Ahok di kilang TPPI Tuban 

TRIBUNKALTIM.CO - Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Jawa Timur, Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menyempatkan diri meninjau kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama ( TPPI ) di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

Di kilang tersebut, Jokowi menginstruksikan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok membereskan masalah TPPI kurang dari 3 tahun.

"Sekarang, saya minta kepada Menteri BUMN, Direktur Utama dan Komisaris Utama Pertamina agar menyelesaikan pembangunan kilang ini tidak lebih dari tiga tahun," kata Jokowi seperti dikutip Kompas.com dari akun Instagram resminya, Minggu (22/12/2019).

Dia meminta penyelesaian kilang TPPI bisa dilakukan secepat mungkin.

Soal bagaimana proses membereskannya, hal itu sepenuhnya diputuskan Ahok bersama Menteri BUMN dan Dirut Pertamina.

"Entah itu dengan kerja sama, entah itu dengan kekuatan sendiri," tegas Jokowi.

Raih Penghargaan dalam Balikpapan CSR Awards 2019, Ini Harapan Pertamina Hulu Kalimantan Timur

Berbusana Adat Jawa Seharian, Begini Keseruan Media Gathering Pertamina EP di Omah Kecebong Yogya

Selama Natal dan Tahun Baru, Pertamina Pastikan Pasokan BBM di Jalan Tol Balsam Aman

• Setelah 9 Bulan Lewat, Foto Pernikahan Ahok dan Puput Nastiti Tersebar, Ini Pose Mantan Veronica Tan

Mantan Walikota Solo ini berujar, dirinya sudah cukup kesal pembangunan kilang di Indonesia molor bertahun-tahun.

Padahal pembangunan kilang baru masuk dalam program Nawacita yang digagasnya.

"Lalu kapan selesainya? Saya juga sudah cukup lama menunggu. Sudah lima tahun," ucap Jokowi.

Menurutnya, jika dari satu kilang yakni TPPI sudah beroperasi, dampaknya cukup besar menekan impor migas, sehingga bisa memperbaiki defisit neraca perdagangan.

"Apabila telah berproduksi secara penuh, TPPI berpotensi menghemat devisa hingga 4,9 miliar dollar AS atau sekitar Rp 56 triliun," ungkap dia.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved