Autopsi Pemuda Gantung Diri
BREAKING NEWS Autopsi Jenazah Reza di Kukar, Pemuda yang Ditemukan Gantung Diri di Teras Rumah
Pembongkaran makam pria yang ditemukan gantung diri, Minggu (26/01/20) sekitar pukul 08.23 Wita di teras rumah.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pembongkaran makam pria yang ditemukan gantung diri, Minggu (26/01/20) sekitar pukul 08.23 Wita di teras rumah, Jalan Kauman Perum Grand Taman Sari (GTS) Blok B 3 No.10 Cluster Tarakan, Kota Samarinda Kalimantan Timur.
Pembongkaran makam dilakukan untuk kepentingan autopsi.
Dari pantauan TribunKaltim.co pada Selasa (18/2/2020), Tim Inafis Polresta Samarinda tiba di makam RT 6 dusun kemuning Desa Bakungan Kabupaten Kutai Kartanegara ( Kukar ) Kalimantan Timur pada pukul 12.30 Wita.
Nampak tenda sudah terpasang di samping makam korban.
Dan garis polisi terpasang untuk mencegah warga sekitar mendekati area autopsi
Saat setelah tiba Tim Inafis Polresta Samarinda langsung melakukan pembongkaran makam.
Baca Juga:
• BREAKING NEWS Desa Bukit Subur di Penajam Terendam Banjir, Ketinggian Air Sampai 100 Centimeter
• BREAKING NEWS Autopsi Jenazah Ahmad Yusuf, Makam Dibongkar, Kasus Balita Ditemukan Tanpa Organ Tubuh
• BREAKING NEWS Kejari Berau Kalimantan Timur Eksekusi Uang Pengganti Perkara Tindak Pidana Korupsi
• BREAKING NEWS Malam Ini Borneo FC vs Sulut United di Stadion Segiri Samarinda, Tiketnya Gratis
Di area pemakaman di jaga ketat oleh anggota Polsek Samarinda Seberang
Beserta anggota Bhabinkamtibmas Polsek Loa Janan dan babinsa Koramil Loa Janan.
Berita sebelumnya, keluarga korban meminta proses autopsi.
Keluarga mendiang Reza Asyari (28) berencana meminta pihak kepolisian untuk mengautopsi jenazah Reza Asyari.
Kematian Reza Asyari disinyalir bukan karena bunuh diri. Keluarga menyakini penyebab kematian Reza Asyari karena faktor lain.
Saat ini pihak keluarga sudah menunjuk kuasa hukum untuk mengawal kasus ini. Pengacara keluarga, Rubadi dipercaya untuk melanjutkan proses hukum.
Kepada wartawan, Rubadi menerangkan kejanggalan dari kematian Reza harus diungkap. Ciri-ciri jenazah tak tampak layaknya orang bunuh diri.
"Sudah 2 minggu yang lalu memang dimakamkan, tapi sekarang kita meminta untuk
autopsi jenazahnya," ujar kuasa hukum, Rubadi kepada wartawan.