Pilkada Balikpapan
Namanya Masuk Rekomendasi DPP PDIP Bersama Rahmad Masud, Thohari Aziz: Saya Tak Mau Dahului DPP
Thohari Aziz masuk rekomendasi DPP PDIP bersama Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Masud. Namun ia belum ingin mendahului keputusan DPP
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Thohari Aziz masuk rekomendasi DPP PDIP bersama Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Masud. Namun ia belum ingin mendahului keputusan DPP
Nama Thohari Aziz masuk dalam rekomendasi DPP PDI Perjuangan untuk Pilkada Balikpapan. Ia disandingkan dengan Wakil Walikota Rahmad Masud.
Dalam surat edaran tersebut sekaligus undangan terhadap Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang akan diusung partai berlambang Banteng Moncong Putih ini.
Dalam surat itu dituturkan agar Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang diusung tersebut wajib datang dan menghadiri undangan itu.
Thohari Aziz yang juga Ketua DPC PDIP Balikpapan pun tak menampik atas kebenaran undangan tersebut. Ia membenarkan undangan itu saat dihubungi Tribunkaltim.co.
"Iya saya sudah mendarat di Jakarta. Benar memang ada undangan DPP jam 2 siang ini," kata Thohari Aziz, Rabu (19/2/20).
Baca Juga:
Pulang dari Indonesian Idol, BCL Sempat Ngobrol dengan Ashraf Sinclair, Tiba-tiba Ini yang Terjadi
INILAH Kata-kata Bunga Citra Lestari alias BCL Setelah Ashraf Sinclair Dimakamkan
Hasil Liga Champions Semalam, Liverpool Tak Seperkasa di Liga Inggris, Keok dari Atletico Madrid
Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Rabu 19 Februari 2020, Cancer Bahagia, Aquarius & Kekasih Saling Cinta
Diketahui dalam surat edaran yang beredar, nama Thohari Aziz bersanding dengan nama Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Masud.
Namun begitu, Thohari pun belum dapat memastikan secara jelas mengenai peluang dirinya yang sudah masuk kedalam surat rekomendasi.
Termasuk juga perihal dipasangkannya dengan Rahmad Masud yang merupakan Ketua DPD II Golkar Balikpapan.
"Iya, Pak Rahmad Masud juga diundang. Tapi saya tidak mau mendahului mekanisme yang diatur DPP. Tunggu saja nanti," terangnya.