Kanal

Tegur Rombongan Danki Batalyon Infanteri TNI, Kapolsek dan Anggotanya Terluka, Markas Polisi Dirusak

Ilustrasi TNI dan Polri - Tribunkaltim.co/fachmi rachman

TRIBUNKALTIM.CO - Tegur rombongan Danki Batalyon Infanteri TNI, kapolsek dan anggotanya terluka, markas polisi dirusak.

Keributan antara TNI dan polisi kembali terjadi.

Pemicunya pun masalah sepele berupa kemacetan berujung teguran oleh polisi.

Bentrok TNI dengan polisi ini terjadi di Sumatera Utara.

Bentrok antar-aparat keamanan pecah di Jalan Lintas Sumatera titik Tarutung-Sipirok, Silangkitang, Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Kamis (27/2/2020) siang.

Akibat kejadian itu, sedikitnya enam personel polisi dan satu warga sipil mengalami luka-luka.

Kunjungi Prajurit TNI di Desa Labanan Berau, Kasdam VI/Mulawarman: Kalian Prajurit Hebat!

HUT ke 69 Penerangan TNI AD, Korem 091/ASN Silaturahmi Bersama Insan Pers di Samarinda

Selain itu, satu markas polisi sektor rusak.

Dari informasi yang dikumpulkan, bentrokan terjadi saat kapolsek Pahae Jae Polres Tapanuli Utara AKP Ramot S Nababan bersama beberapa personelnya sedang mengatur arus lalu lintas akibat kecelakaan tunggal sebuah truk Fuso.

Kecelakaan itu membuat kondisi jalan menjadi macet.

Saat itu, datang sebuah mobil dari arah Sipirok menuju Tarutung yang ditumpangi Komandan Kompi (Danki) A Batalyon Infanteri 123 Rajawali Kapten Infanteri Ridwan.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com

Oknum Polisi Diduga Cabuli Ibu Mertuanya, Pelaku Baru 6 Bulan Menikah dengan Anak Korban

Berita Populer