Cegah Virus Corona, Pemprov Kaltim Instruksikan Seluruh OPD Siapkan Hand Sanitizer

Pemprov Kaltim instruksikan seluruh OPD siapkan hand sanitizer, sementara itu, pegawai tetap turun kantor

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ PURNOMO SUSANTO
Plt Sekdaprov Kaltim, HM Sabani 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA -Pemprov Kaltim instruksikan seluruh OPD siapkan hand sanitizer, sementara itu, pegawai tetap turun kantor

Berbeda dari hari-hari sebelumnya pintu masuk lift Kantor Gubernur Kaltim hanya dihiasi pot bunga, namun saat ini tampak berbeda.

Beberapa pintu masuk ke ruangan Kantor Gubernur Kaltim terlihat ada hand sanitizer dan tisu.

Hal ini dilakukan untuk mendukung keputusan Gubernur Kaltim Isran Noor, pasca rapat koordinasi (Rakor) kesiapsiagaan terhadap ancaman Virus Corona atau Covid-19, kemarin, di Balikpapan.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim, HM Sabani mengungkapkan, bukan hanya di Kantor Gubernur Kaltim saja.

Ia meminta, agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kaltim juga melakukan hal sama.

“Kita meminta, kepada seluruh OPD, dan juga masyarajat untuk menyiapkan hand sanitizer,” ujarnya saat diwawancara awak Tribunkaltim.co, pada Selasa (17/3/2020), di Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda.

Bukan hanya itu, Sabani juga menyatakan, saat ini seluruh kegiatan di lingkungan Pemprov Kaltim yang melibatkan keramaian dan mengundang orang banyak ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.

Gejala Awal Positif Virus Corona dari Hari ke Hari, Waspadai Juga Nyeri Otot Disertai Demam

Virus Corona Mewabah, Dinkes Tarakan Sarankan Warga Hindari Lokasi Rawan Termasuk Rumah Sakit

Tangkal Corona Bontang Terapkan Belajar Jarak Jauh, Liburkan Sekolah 14 Hari

“Kita lakukan itu untuk mengurangi aktifitas keramaian. Semua kegiatan ditunda, apakah itu kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah, juga yang dilaksanakan oleh masyarakat juga ditunda sampai persoalan Virus Corona ini selesai,” tuturnya.

Ditanyakan soal apakah ada pengecekan kesehatan melalui thermometer gun di lingkungan Pemprov Kaltim, Sabani menyatakan, langkah itu belum diambil oleh Pemprov Kaltim. Namun, nanti pengecekan kesehatan akan dilakukan.

“Sesuai surat edaran pula, seluruh penundaan kegiatan akan nerlangsung selama 14 hari kedepan. Bahkan, kalau bisa sampai akhir bulan ini.

Setelah itu, akan dievaluasi kembali apakah kebijakan itu diperpanjang atau tidak,” tandasnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved