Virus Corona di Balikpapan

Kabar Baik dari Balikpapan, 10 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh Dalam Dua Hari Ini

Kembali memberi kabar baik, Pemkot Balikpapan bersyukur atas sembuhnya 10 pasien yang dinyatakan negatif dua kali swab dari covid-19, dua hari.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, MIFTAH AULIA ANGGRAINI
Walikota Balikpapan Rizal Effendi bersama para pasien yang telah dinyatakan sembuh, Sabtu (9/5/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Kembali memberi kabar baik, Pemkot Balikpapan bersyukur atas sembuhnya 10 pasien yang dinyatakan negatif dua kali swab dari covid-19, dalam kurun waktu dua hari.

Sebelumnya pada Jumat (8/5/2020), empat orang dinyatakan telah diperbolehkan pulang ke rumah, kini ada 6 orang lainnya menyusul langkah baik ini.

"Dengan hasil swab dinyatakan negatif, maka secara protokol covid-19 sudah bebas dari covid-19. Atas nama Gugus Tugas saya ucapkan selamat mudah-mudahan selalu sehat," ujar Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Sabtu (8/5/20).

Dari informasi yang dihimpun, dalam dua hari ini pasiem positif yang telah dinyatakan sembuh berasal dari Cluster Jepang yang merupakan satu keluarga, Tasikmalaya maupun Cargo.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, salah satu pasien sembuh bernama Hendrie Lee ( 75 ) juga memberikan sedikit testimoninya.

Kabar Baik, Menteri Muhadjir Effendy Klaim Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 Alami Peningkatan

Kabar Gembira, 9 Pasien Covid-19 di Kaltim Dinyatakan Sembuh

Pasien yang Sempat Mengamuk di RS Sembuh, Hari Ini Hasil Swab 4 Pasien di Samarinda Negatif

PDP di RS IA Moeis Sembuh dan Dibolehkan Pulang, Tetap Jalani Isolasi Mandiri di Rumah 14 Hari

Hendrie Lee dalam ceritanya mengaku sebagai salah satu pasien yang cukup kritis dalam masa perawatan di ruang isolasi. Bahkan dari penuturannya ia mengklaim bahwa ia merupakan pasien yang telah berhasil keliling mencoba semua tempat isolasi.

"Jadi perkiraan pertama saya dikira TBC, saya diisolasi di lantai 6. Kemudian setelah dinyatakat PDP saya pindah ke ruang mawar ada sekira 9 hari, sewaktu saya dinyatakan positif saya pindah lagi ke ruang Soka," ceritanya.

Dilanjutnya, ia pun merasa bersyukur, sebab pada usianya yang sudah tidak muda, ia masih bisa bertahan bertarung melawan Covid. Hendrie percaya, bahwa masalah kematian bukanlah disebakan karena Covid-19 melainkan karena kehendak Tuhan.

"Bukan berarti kita tidak takut Covid, tapi saya punya prinsip demikian. Dokter dan obat cuma sarana, mereka sebagai tangan Tuhan. Dan sampai sekarang recovery saya termasuk cepat," lanjutnya.

Kendati begitu, ia pun turut berpesan kepada masyarakat agar dapat disiplin mengikuti anjuran pemerintah. Tak lupa ia juga berterimakasih kepada pemerintah yang telah mengeluarkan biaya perawatan dan kepada pihak rumah sakit yang telah rela merawat pasien Covid-19.

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus Corona di Balikpapan

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved