Jumat, 5 Juni 2026

Virus Corona di Balikpapan

Lagi, 7 Pasien Covid-19 Meninggal dan 75 Kasus Tambahan Baru di Balikpapan

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan terdapat penambahan 75 kasus positif Virus Corona atau covid-19.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan, hari ini ada penambahan lagi 75 kasus baru dengan 7 pasien meninggal dunia 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Tim Gugus Tugas Covid-19 Balikpapan, Kalimantan Timur kembali mencatat penambahan puluhan kasus terkonfirmasi baru di Kota Balikpapan hari ini, Jumat (21/8/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan terdapat penambahan 75 kasus positif Virus Corona atau covid-19.

Sedangkan 24 pasien dinyarakat selesai menjalani masa perawatan atau isolasi mandiri dan 7 kasus meninggal dunia. Rincinya 1 pasien terkonfirmasi positif dan 6 sisanya berstatus probable.

"Hari ini lebih tinggi lagi dari kemarin, ada 75 positif. Please, berhentilah keluar rumah dulu, tempat berlindung paling aman dari covid-19 saat ini adalah di rumah saja," ujarnya.

Baca Juga: NEWS VIDEO Tangis Arianti, Bayinya Meninggal, Terlambat Ditangani karena Harus Rapid Test Covid-19

Baca Juga: Ini Sejumlah Kejanggalan Penetapan Tiga Aktivis di Samarinda Positif Covid-19

Adapun kasus terkonfirmasi positif hari ini didominasi oleh kasus suspek atau pasien yang datang ke rumah sakit dengan keluhan dengan jumlah ada 49 orang.

Sedangkan 19 kasus merupakan hasil tracing dari tempat kerja maupun tracing kontak erat dengan pasien positif sebelumnya. 8 kasus sisanya ialah orang tanpa gejala (OTG).

Dari penjelasan wanita yang kerap disapa Dio itu, dari jumlah kasus terkonfirmasi positif kali ini, sejumlah 44 orang menjalani isolasi mandiri di Embarkasi Haji Balikpapan.

Sementara ada 20 orang menjalani isolasi di Wisma yang telah disewa pemerintah kota. Sisanya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Kita kembali stay at home, tidak usah ramai-ramai dulu, ini masalah nyawa. Setiap hari banyak yang meninggal," tegas Dio.

"Kita tidak bisa lagi memaksa RS menambah kamar. Karena menambah kamar berarti juga perlu menambah SDM, yang harus dilakukan adalah perketat pencegahan penularan," sambungnya.

Sementara itu, kabar duka juga kembali datang dari 7 pasien yang dinyatakan meninggal dunia. Adapun satu pasien telah terkonfirmasi positif.

Ia seorang laki-laki dengan kode BPN 939, berusia 48 tahun, KTP Balikpapan, meninggal dunia pada 20 Agustus 2020 pukul 20.50 di RSKD.

Sementara 6 Kasus Probable Covid-19 meninggal dunia ialah, pasien laki-laki, berusia 74 tahun, KTP Balikpapanmeninggal dunia pada 20 Agustus 2020 pukul 16.00 di RSKD.

Pasien Laki-Laki, berusia 64 tahun, KTP Balikpapan, meninggal dunia pada 20 Agustus 2020 pukul 21.40 di RS Balikpapan Baru.

Pasien Laki-Laki, berusia 43 tahun, KTP Luar Balikpapan (Surabaya), meninggal dunia pada 20 Agustus 2020 pukul 22.11 di RS Siloam.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved