Pilkada Kaltara

Calon Kepala Daerah Diminta Gunakan Media Daring saat Kampanye, KPU Kaltara Beber Alasannya

Rakor KPU Kaltara bersama KPU kabupaten dan kota, terkait kesiapan kampanye pada Pilkada serentak 2020, Kamis (17/9/2020).

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Utara atau KPU Kaltara, mendorong bakal calon kepala daerah memanfaatkan media dalam jaringan atau daring, saat berkampanye.

Masa kampanye bagi calon kepala daerah, akan dimulai pada 26 September-5 Desember 2020. Hal itu disampaikan Komisioner KPU Kaltara, Hariyadi Hamid, mengingat masa kampanye nantinya, harus menaati protokol kesehatan.

Penerapan protokol kesehatan saat berkampanye, diatur dalam PKPU Nomor 10 Tahun 2020. Beberapa regulasi kata dia, membatasi pertemuan dengan jumlah tertentu.

Misalnya, ketika kampanye tatap muka, atau rapat umum, jumlah simpatisan yang bisa hadir turut dibatasi.

"Pertemuan atau kampanye tatap muka dalam ruangan itu maksimal 50 orang. Sedangkan rapat umum, jumlahnya hingga 100 orang saja. Makanya kami meminta calon kepala daerah nantinya, lebih memaksimalkan media sosial atau daring," kata Hariyadi Hamid, kepada TribunKaltim.co, Kamis (17/9/2020).

Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kaltara itu menambahkan, nantinya calon kepala daerah diminta menyerahkan akun media sosial resmi masing-masing.

Baca juga; Perawat Senior, Kepala AGD RSUD AWS Samarinda Telah Pergi, Terpapar Covid-19

Baca juga; Jadwal Piala Liga Inggris, Duo Manchester Lawan Tim Kasta Bawah, Liverpool Hadapi Klub Jack Brown

Dulu kata dia, media sosial resmi milik calon kepala daerah hanya sebatas memberi informasi. Namun ke depan, media sosial resmi calon kepala daerah diharapkan terintegrasi dengan kegiatan setiap calon kepala daerah.

"Kita dorong kampanye calon kepala lewat media sosial resmi. Jika mengharapkan rapat umum atau kampanye terbuka, itu sulit karena harus sesuai protokol kesehatan," tambahnya.

Saat ini kata dia, KPU masih menunggu revisi PKPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang kampanye Pilkada serentak. Termasuk yang membahas jumlah akun media sosial resmi setiap calon kepala daerah, yang harus dilaporkan ke KPU.

"Satu yang jadi poin revisi PKPU Nomor 4 Tahun 2017, terkait akun media sosial calon kepala daerah. Jika PKPU baru telah terbit, kita akan sampaikan lagi ke calon kepala daerah atau timnya," ujarnya.

Sekadar diketahui, daerah yang akan menggelar Pilkada di Kaltara, yakni Nunukan, Bulungan, Tana Tidung, dan Malinau. Termasuk di hari yang sama, akan dilaksanakan Pilgub Kaltara 2020.  (TribunKaltim.co/Amiruddin)

Berita Populer