Aplikasi
LinkAja Gandeng KAI Service sebagai Pilihan Uang Elektronik, Naik Kereta Api jadi Mudah
Di sektor transportasi LinkAja bekerja sama dengan PT Reska Multi Usaha atau KAI Services sebagai pilihan uang elektronik
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Di sektor transportasi LinkAja bekerja sama dengan PT Reska Multi Usaha atau KAI Services sebagai pilihan uang elektronik.
Fitur ini memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi pembelian berbagai makanan tradisional dalam perjalanan kereta api.
Hal itu disampaikan oleh Haryati Lawidjaja selaku Direktur Utama LinkAja, menyatakan kepada TribunKaltim.co melalui press rilisnya pada Kamis (19/8/2021).
Dia jelaskan, metode yang digunakan adalah menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Baca juga: LinkAja Hadirkan Kemudahan Digital di Sektor Pariwisata dan Transportasi
"Sehingga memudahkan pembayaran menggunakan lebih dari satu operator pembayaran," ujarnya.
Metode ini dilakukan sebagai langkah untuk menekan penyebaran virus Covid-19 dan juga mempermudah transaksi bagi penumpang yang tidak membawa uang tunai.
Hingga saat ini, semua armada kereta api telah dapat menggunakan LinkAja sebagai opsi pembayaran untuk memesan makanan selama perjalanan dengan KAI yang ada di Jawa dan Sumatera.
“Harapan kami, agar penumpang yang melakukan perjalanan dapat merasakan keamanan dan kenyamanan di setiap perjalanannya bersama KAI. Selain itu, kerja sama dengan KAI Servives ini dapat menjadi stimulus agar masyarakat dapat terus terbiasa melakukan segala aktivitasnya bahkan di perjalanan mereka secara nontunai," tambah Haryati.
Baca juga: LinkAja Hadirkan Digital QRIS, Dipakai Bayar SIM dan SKCK di Polresta Balikpapan, Begini Caranya
Di sisi lain, Tamsil Nurhamedi selaku Direktur Utama KAI Services mengatakan bahwa pihaknya ingin berbagi pengalaman menikmati kuliner khas daerah yang dapat dinikmati selama perjalanan Kereta Api dengan memberdayakan UMKM lokal.
"Kami juga ingin mengakomodir kebutuhan penumpang dengan kemudahan Order Online makanan hanya lewat genggaman saja," ujarnya. (*)