Senin, 4 Mei 2026

MHU Dukung Penguatan Keselamatan Kerja dalam Seminar K3 Nasional 2025

Asosiasi Perguruan Tinggi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Indonesia (APTIK3I) sukses menyelenggarakan Seminar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

Tayang:
HO
KESELAMATAN KERJA - MHU Dukung Penguatan Keselamatan Kerja dalam Seminar K3 Nasional 2025. (HO) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Asosiasi Perguruan Tinggi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Indonesia (APTIK3I) sukses menyelenggarakan Seminar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2025 di Hotel MaxOne Balikpapan, akhir pekan lalu (20/09).

Acara yang dihadiri oleh 28 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia ini dibuka oleh Wakil Walikota Balikpapan, Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M., serta turut dihadiri oleh akademisi, praktisi industri, dan perwakilan pemerintah.

Tahun ini, Universitas Balikpapan dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan seminar.

Mengangkat tema SDM K3 Unggul dan Kompeten Meningkatkan Produktivitas dan Performa Perusahaan, seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai sektor industri, termasuk sektor pertambangan.

Salah satunya adalah Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Multi Harapan Utama (MHU), Aris Subagyo.

Baca juga: MHU Raih PROPER Daerah Emas 2025, Bukti Komitmen Tambang Berkelanjutan di Kaltim

Dalam kesempatan tersebut, Aris menyampaikan pandangan dan pengalaman perusahaan dalam penerapan praktik K3 di sektor pertambangan.

“Keselamatan dan kesehatan kerja adalah fondasi utama keberlangsungan operasional pertambangan. Di MHU, kami menempatkan K3 sebagai prioritas utama. Lebih dari sekadar memenuhi kewajiban hukum, K3 kami jalankan sebagai komitmen moral dan adab untuk melindungi setiap karyawan, kontraktor, dan komunitas yang berada di sekitar area operasi kami. Kami percaya bahwa keberhasilan operasional hanya bisa dicapai apabila seluruh insan perusahaan memiliki kompetensi yang memadai meliputi pengetahuan, keterampilan dan akhlak,” ujar Aris.

Lebih lanjut, Ia menekankan bahwa MHU terus berkomitmen untuk mengintegrasikan aspek K3 dalam setiap lini operasional perusahaan, sekaligus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan pemerintah daerah, guna menciptakan budaya keselamatan yang berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan bahwa partisipasi dalam Seminar K3 Nasional ini merupakan kesempatan bagi MHU untuk berbagi praktik terbaik sekaligus belajar dari pengalaman berbagai pihak, sehingga dapat terus meningkatkan standar keselamatan di industri pertambangan.

Partisipasi MHU dalam Seminar K3 Nasional 2025 menjadi bukti nyata kontribusi perusahaan dalam mendukung pengembangan pengetahuan, riset, dan praktik terbaik di bidang keselamatan kerja.

Melalui forum ini, MHU berharap dapat memperkuat sinergi antara dunia industri, akademisi, dan pemerintah untuk meningkatkan standar keselamatan di Indonesia, khususnya di sektor pertambangan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved