Berita Pemkot Balikpapan
Wawali Balikpapan Bagus Susetyo Tinjau Drainase di RT 3 dan RT 4 Kelurahan Graha Indah
Bagus Susetyo, berasa Kepala Dinas PU serta jajaran OPD terkait melakukan kunjungan lapangan untuk tinjau drainase di RT 3 dan RT 4
Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Wakil Walikota Balikpapan, Bagus Susetyo, berasa Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) serta jajaran OPD terkait melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau kondisi drainase di RT 3 dan RT 4 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, beberapa hari lalu Kamis (27/11/2025).
Langkah ini diambil setelah warga melaporkan banjir yang kerap melanda kawasan tersebut, terutama saat hujan deras dan bersamaan dengan kondisi pasang air laut.
Bagus menyampaikan bahwa secara teknis, wilayah tersebut telah memiliki saluran drainase.
Baca juga: Penilaian Finalis Wonderful Indonesia Award 2025 Kategori Most Inspiring Tourism Leader Dimulai
Namun, saluran yang ada belum berfungsi maksimal karena mengalami sedimentasi cukup tebal dan ukuran lebarnya tidak sesuai dengan kebutuhan aliran air.
“Salurannya ada, tetapi kapasitasnya belum maksimal. Sedimentasi tinggi, dan lebarnya belum sesuai. Itu yang membuat aliran tidak tertampung ketika hujan deras,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, pemerintah sebelumnya telah membangun turap sitpel sebagai upaya penguatan struktur drainase. Namun pembangunan saat itu sempat mendapat penolakan dari warga sehingga tidak berjalan optimal. Kini, kondisi drainase kembali menjadi keluhan masyarakat.
“Dulu ada penolakan. Sekarang warga berharap ada perbaikan. Karena itu kami minta masyarakat bersurat secara resmi, agar prosesnya jelas dan tidak terulang penolakan seperti sebelumnya,” tegas Bagus.
Dalam tinjauan lapangan tersebut, Bagus mengatakan bahwa berdasarkan master plan, terdapat lahan seluas 1 hektare yang direncanakan untuk pembangunan fasilitas pengendali banjir. Pemerintah Kota menargetkan penyusunan rencana pembangunan Tempat Penampungan Pengendali Terpadu (TPPT) bisa dimulai pada tahun depan, tergantung pada ketersediaan anggaran.
Untuk jangka pendek, Dinas Pekerjaan Umum akan melakukan normalisasi saluran menggunakan eksavator mini. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas aliran air hujan agar genangan dapat diminimalkan.
“Normalisasi ini langkah cepat. Harapannya bisa membantu mengurangi limpasan ketika hujan turun,” ujarnya.
Bagus turut menjelaskan bahwa Graha Indah merupakan wilayah yang dipengaruhi pasang surut air laut. Ketika air pasang mencapai setengah tinggi saluran, volume air hujan sedikit saja dapat langsung menyebabkan genangan.
“Kami mohon masyarakat bersabar. Semua ini kami tangani berdasarkan skala prioritas. Yang jelas, Graha Indah sudah masuk dalam rencana penanganan banjir jangka panjang,” jelasnya.
Dengan kunjungan ini, Pemkot menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki infrastruktur drainase dan menata sistem pengendalian banjir agar warga Graha Indah mendapatkan solusi yang lebih permanen dan berkelanjutan. (*)
| Pemkot Balikpapan Bentuk Tim Investigasi untuk Pantau Antrean BBM, Siapkan Tambahan SPBU |
|
|---|
| Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud Larang ASN Pakai LPG 3 Kg, Jangan Ambil Hak Warga Miskin |
|
|---|
| FORHATI Balikpapan Gelar Parenting Kartini Sehat, Tekankan Peran Ibu di Era Digital |
|
|---|
| Walikota Rahmad Mas'ud Terima NGA 2026, Pertumbuhan Ekonomi Balikpapan Unggul |
|
|---|
| Balikpapan Jadi Percontohan Kelurahan Inklusi, Difabel Didorong Mandiri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251129_Bagus-Susetyo_1.jpg)