Rabu, 20 Mei 2026

Sinergi BBPJN Kaltim dan PT KPC: Penanganan Permanen Longsoran Ruas Sangata - Sp. Perdau Rampung

BBPJN Kalimantan Timur bersama PT Kaltim Prima Coal (KPC) memastikan penanganan longsoran kritis di ruas jalan nasional Sangata – Sp. Perdau

Tayang:
Penulis: Iklan Tribun Kaltim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUN KALTIM
BANGUN JALAN - Sinergi BBPJN Kaltim dan PT KPC untuk Penanganan Permanen Longsoran STA 23+050 Ruas Sangata - Sp. Perdau Rampung, Arus Logistik Kembali Normal 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur bersama PT Kaltim Prima Coal (KPC) memastikan penanganan longsoran kritis di ruas jalan nasional Sangata – Sp. Perdau tepatnya di STA 23+050, kini telah memasuki tahap penyelesaian akhir.

Kolaborasi ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam menjaga konektivitas vital di wilayah Kutai Timur. 

Longsoran di titik STA 23+050 sebelumnya sempat menjadi perhatian serius setelah pergerakan tanah yang masif sejak awal Januari 2025 mengakibatkan badan jalan terputus hingga separuhnya.

Kondisi ini sempat memicu kemacetan panjang dan mengganggu distribusi logistik menuju wilayah utara Kalimantan.

Koordinator Lapangan PPK 2.2 Kaltim, Suwono menginformasikan bahwa untuk penanganan longsoran di STA 23+050 tidak dilakukan dengan metode biasa mengingat labilnya kondisi tanah. 

Berdasarkan rekomendasi teknis BBPJN Kaltim, PT KPC menerapkan metode bored pile untuk mengunci pergerakan tanah di kedalaman tertentu.

Baca juga: Jalanan Sangatta Lama Macet Jelang Buka Puasa, Bus KPC Dialihkan Selama Ramadan 2026

Dimana dalam pengerjaannya perlu dilakukan tahapan-tahapan yang meliputi antara lain, Investigasi Tanah dengan melakukan sondir di lima titik untuk menentukan kedalaman lapisan tanah keras. 

Setelah melakukan inestigasi tanah, tahap berikutnya adalah Konstruksi Bored Pile yaitu pemasangan tiang pancang bor sepanjang 50 meter sebagai struktur penahan utama (Dinding Penahan Tanah).

Kemudian tahap Drainase dan Geometrik yaitu perbaikan sistem aliran air permukaan guna mencegah penggerusan tanah kembali saat curah hujan tinggi.

Setelah struktur bawah stabil, maka tahap terakhir yang dilakukan adalah pengaspalan ulang untuk kelancaran dan kenyamanan pengguna jalan.  

BBPJN Kalimantan Timur bersama PT KPC memastikan penanganan longsoran kritis di ruas jalan nasional angata – Sp. Perdau. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam menjaga konektivitas vital di wilayah Kutai Timur.
BBPJN Kalimantan Timur bersama PT KPC memastikan penanganan longsoran kritis di ruas jalan nasional angata – Sp. Perdau. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam menjaga konektivitas vital di wilayah Kutai Timur. (TRIBUN KALTIM)

Penyelesaian penanganan di titik ini juga merupakan bagian dari persiapan menyambut kelancaran arus mudik dan balik tahun 2026.

Jalur Sangatta-Bengalon merupakan urat nadi utama bagi masyarakat Kutai Timur yang menghubungkan ke Kabupaten Berau hingga Provinsi Kalimantan Utara. KPC berkomitmen untuk terus memelihara ruas jalan lama agar tetap aman dilalui kendaraan masyarakat.

Dengan selesainya perbaikan di STA 23+050, diharapkan tidak ada lagi kendala berarti bagi kendaraan logistik maupun kendaraan pribadi yang melintas, sehingga roda ekonomi di wilayah pesisir Kalimantan Timur tetap berjalan optimal. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved