Sinergi BBPJN Kaltim dan PT KPC: Penanganan Permanen Longsoran Ruas Sangata - Sp. Perdau Rampung
BBPJN Kalimantan Timur bersama PT Kaltim Prima Coal (KPC) memastikan penanganan longsoran kritis di ruas jalan nasional Sangata – Sp. Perdau
Penulis: Iklan Tribun Kaltim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur bersama PT Kaltim Prima Coal (KPC) memastikan penanganan longsoran kritis di ruas jalan nasional Sangata – Sp. Perdau tepatnya di STA 23+050, kini telah memasuki tahap penyelesaian akhir.
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam menjaga konektivitas vital di wilayah Kutai Timur.
Longsoran di titik STA 23+050 sebelumnya sempat menjadi perhatian serius setelah pergerakan tanah yang masif sejak awal Januari 2025 mengakibatkan badan jalan terputus hingga separuhnya.
Kondisi ini sempat memicu kemacetan panjang dan mengganggu distribusi logistik menuju wilayah utara Kalimantan.
Koordinator Lapangan PPK 2.2 Kaltim, Suwono menginformasikan bahwa untuk penanganan longsoran di STA 23+050 tidak dilakukan dengan metode biasa mengingat labilnya kondisi tanah.
Berdasarkan rekomendasi teknis BBPJN Kaltim, PT KPC menerapkan metode bored pile untuk mengunci pergerakan tanah di kedalaman tertentu.
Baca juga: Jalanan Sangatta Lama Macet Jelang Buka Puasa, Bus KPC Dialihkan Selama Ramadan 2026
Dimana dalam pengerjaannya perlu dilakukan tahapan-tahapan yang meliputi antara lain, Investigasi Tanah dengan melakukan sondir di lima titik untuk menentukan kedalaman lapisan tanah keras.
Setelah melakukan inestigasi tanah, tahap berikutnya adalah Konstruksi Bored Pile yaitu pemasangan tiang pancang bor sepanjang 50 meter sebagai struktur penahan utama (Dinding Penahan Tanah).
Kemudian tahap Drainase dan Geometrik yaitu perbaikan sistem aliran air permukaan guna mencegah penggerusan tanah kembali saat curah hujan tinggi.
Setelah struktur bawah stabil, maka tahap terakhir yang dilakukan adalah pengaspalan ulang untuk kelancaran dan kenyamanan pengguna jalan.
Penyelesaian penanganan di titik ini juga merupakan bagian dari persiapan menyambut kelancaran arus mudik dan balik tahun 2026.
Jalur Sangatta-Bengalon merupakan urat nadi utama bagi masyarakat Kutai Timur yang menghubungkan ke Kabupaten Berau hingga Provinsi Kalimantan Utara. KPC berkomitmen untuk terus memelihara ruas jalan lama agar tetap aman dilalui kendaraan masyarakat.
Dengan selesainya perbaikan di STA 23+050, diharapkan tidak ada lagi kendala berarti bagi kendaraan logistik maupun kendaraan pribadi yang melintas, sehingga roda ekonomi di wilayah pesisir Kalimantan Timur tetap berjalan optimal. (*)
| Balikpapan Dorong Pendidikan Karakter Sejak Dini Lewat Pentas Seni PAUD dan SKB |
|
|---|
| Wabah Ebola di RD Kongo Tewaskan 131 Orang, WHO Tetapkan sebagai Darurat Global |
|
|---|
| Rupiah Terancam Tembus Rp18.000 per Dolar AS Akhir Mei 2026, Bisa Picu PHK |
|
|---|
| Babak Baru Hak Angket DPRD Kaltim, Disebut Antiklimaks Usai Laporan LKPj Gubernur Diterima Paripurna |
|
|---|
| Cara Agar WhatsApp Tidak Bisa Ditelepon Tanpa Blokir Kontak, Aktifkan Fitur Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260227_1.jpg)