Selasa, 9 Juni 2026

Pemprov Kaltim

Pemprov Kaltim Memperluas Listrik ke Desa-desa, 38 Desa Kini Telah Nikmati Listrik PLN

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus bergerak memperluas jangkauan layanan listrik ke desa-desa, kini tambah 32 desa nikmati listrik PLN

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Nur Pratama
TRIBUN KALTIM/Raynaldi Paskalis
LISTRIK PLN - Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kaltim, Bambang Arwanto, menjelaskan melalui Program Listrik Desa (Lisdes) 38 wilayah di Benua Etam yang belum mendapat pasokan listrik dari PLN, kini telah dialiri oleh listrik. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus bergerak memperluas jangkauan layanan listrik ke desa-desa. 

Selama setahun terakhir di masa kepemimpinan Gubernur Kaltim Rudy Masud dan Wakil Gubernur Seno Aji, terdapat penambahan sebanyak 38 desa yang kini bisa menikmati listrik dari PLN.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kaltim, Bambang Arwanto, menjelaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari Program Listrik Desa (Lisdes) yang dijalankan pada tahun anggaran 2025–2026.

Baca juga: Pemprov Kaltim Gelar High Level Meeting TPID dan TP2DD Jaga Inflasi dan Percepat Digitalisasi

"Penambahan capaian tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Program Listrik Desa (Lisdes) tahun anggaran 2025–2026," ujarnya, Senin (9/3/2026).

Bambang bilang, berdasarkan data, dari total 1.038 desa di Kaltim, sebanyak 928 desa sebelumnya sudah terpasang listrik PLN, sementara 110 desa sisanya masih menggunakan sumber listrik lain. 

Dengan selesainya pengerjaan di 38 desa tersebut, kini jumlah desa yang belum teraliri listrik PLN berkurang menjadi 73 desa.

Pemerintah Provinsi Kaltim pun, kata dia, telah mematok target agar seluruh desa di Benua Etam sudah teraliri listrik PLN di tahun depan.

"Pemerintah Provinsi Kaltim menargetkan rasio desa berlistrik dapat mencapai 100 persen pada tahun 2027," tambahnya.

Bambang menekankan, program Lisdes ini menjadi langkah nyata pemerintah bersama PLN untuk memeratakan fasilitas energi. 

Baca juga: Daftar 8 Desa di Kutim yang Mendapat Bantuan Jaringan Listrik

Harapan dia, dengan masuknya listrik ke wilayah-wilayah terpencil ini menjadi pendorong utama bagi kemajuan desa agar tidak lagi tertinggal dari segi ekonomi maupun fasilitas pendukung lainnya.

"Kami berharap dengan semakin banyak desa yang teraliri listrik, aktivitas ekonomi masyarakat dapat berkembang lebih baik, serta akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan teknologi informasi menjadi semakin terbuka," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved