Berita Pemkot Balikpapan
Hari Pertama TKA SMP Tanpa Kendala, Disdikbud Balikpapan Pastikan Sistem Berjalan Optimal
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan memastikan seluruh aspek teknis maupun pelaksanaan di semua sekolah berjalan optimal
Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Pelaksanaan hari pertama Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat SMP di Kota Balikpapan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan memastikan seluruh aspek teknis maupun pelaksanaan di semua sekolah berjalan optimal.
Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan hasil pemantauan di sejumlah sekolah menunjukkan kesiapan yang baik, baik dari sisi jaringan, listrik, hingga sarana prasarana pendukung ujian.
“Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar di sesi pertama,” ujarnya, Senin (6/4/2026)
Ia menjelaskan, sesi pertama TKA dimulai pukul 08.00 hingga 09.45 WITA dengan dua mata pelajaran, yakni Matematika dan Bahasa Indonesia.
Baca juga: WFH Tidak Berlaku di Sekolah, Disdikbud Balikpapan Tegaskan Sekolah Tetap Tatap Muka
Pemantauan dilakukan di sejumlah sekolah negeri dan swasta, di antaranya SMP 1, SMP 2, SMP Al-Hasan, SMP Sinar Pancasila, SMP 12, KPS, hingga SMP Widya Dharma 2. Dari hasil pengecekan, seluruh sekolah dipastikan tidak mengalami kendala teknis selama pelaksanaan ujian.
“Dari sisi jaringan, listrik, kemudian penyiapan tempat dan sarana prasarana, semuanya siap dan berjalan dengan baik,” jelasnya.
Pelaksanaan TKA tahun ini menggunakan sistem berbasis komputer dengan perangkat Chromebook. Seluruh peserta mengikuti ujian secara langsung di sekolah masing-masing.
“Semua menggunakan komputer,” tegas Irfan.
TKA tingkat SMP dijadwalkan berlangsung selama delapan hari dan dibagi dalam empat gelombang. Setiap gelombang dilaksanakan selama dua hari.
Sementara untuk jenjang SD, pelaksanaan akan dimulai pada 20 April mendatang.
Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ujian, Disdikbud Balikpapan juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, seperti PLN, Kominfo, dan Telkom, guna menjaga stabilitas jaringan dan pasokan listrik.
“Kami berharap tidak ada pemadaman listrik, karena itu sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan ujian. Kami juga sudah berkoordinasi agar jaringan tetap lancar,” ujarnya.
Selain itu, sistem pengawasan dilakukan secara ketat melalui pengawasan silang antar sekolah. Guru dari satu sekolah ditugaskan mengawasi di sekolah lain guna menjaga objektivitas.
Tak hanya itu, pengawasan juga dilakukan secara digital melalui sistem pemantauan berbasis CCTV yang terhubung langsung dengan Disdikbud Balikpapan.
Baca juga: Masuk Tanggal 30 Maret, Disdikbud Balikpapan Pastikan Sekolah Tetap Tatap Muka, PJJ Masih Wacana
| Walikota Rahmad Mas'ud Terima NGA 2026, Pertumbuhan Ekonomi Balikpapan Unggul |
|
|---|
| Balikpapan Jadi Percontohan Kelurahan Inklusi, Difabel Didorong Mandiri |
|
|---|
| Walikota Balikpapan Ingatkan Bahaya Digital, Minta Orang Tua Lebih Aktif |
|
|---|
| RAT Koperasi Korpri Beriman 2025, Pemkot Balikpapan Tekankan Transparansi dan Inovasi |
|
|---|
| UMKM Balikpapan Masih Aman dari Dampak Kenaikan Harga Plastik, Stok Jadi Penopang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260406-Kepala-Disdikbud-Balikpapan-Irfan-Taufik.jpg)