Kamis, 23 April 2026

Berita Kaltara Terkini

Puncak Arus Mudik Pelni di Tarakan Diprediksi Membludak, Ini Jadwal Kapalnya

Lonjakan penumpang mudik Lebaran melalui Pelabuhan Tarakan diprediksi mencapai puncak pada 15-16 Maret 2026

TribunKaltara.com/Andi Pausiah
KEDATANGAN - Ilustrasi aktivitas keberangkatan kapal Pelni di Pelabuhan Malundung Kota Tarakan.Lonjakan penumpang mudik Lebaran melalui Pelabuhan Tarakan diprediksi mencapai puncak pada 15–16 Maret 2026.(TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH) 

Ringkasan Berita:
  • Pelni memprediksi puncak arus mudik di Tarakan terjadi pada 15–16 Maret 2026.
  • Lonjakan penumpang berkaitan dengan keberangkatan KM Bukit Siguntang dan KM Lambelu.
  • Empat kapal disiapkan untuk melayani angkutan Lebaran dari Tarakan.

TRIBUNKALTIM.CO - Arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah diperkirakan mulai meningkat dalam beberapa hari ke depan di Pelabuhan Malundung, Kota Tarakan, Kalimantan Utara

PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Tarakan memprediksi puncak pergerakan penumpang akan terjadi pada pertengahan Maret 2026.

Kepala Kantor Cabang PT PELNI Tarakan, Ferdy Ronny Masengi, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah penumpang sudah mulai terlihat menjelang awal pekan ini dan diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada 15 hingga 16 Maret 2026.

Menurut Ferdy, intensitas pergerakan penumpang akan mulai meningkat sejak 10 Maret 2026 seiring dengan jadwal pelayaran kapal yang telah disusun oleh Pelni.

“Kalau skema kami yang kami lihat dengan jadwal kapal yang tersedia bahwa puncaknya sudah mulai ya, mulai pada tanggal 10 Maret besok. Nah itu intens penumpang agak sedikit naik dibanding dengan pelayaran reguler sebelumnya,” ujarnya.

Baca juga: Istri Polisi di Tarakan Jadi Tersangka Terkait Dugaan Penipuan, Kapolres: Proses Hukum Tetap Jalan

Lonjakan penumpang tersebut diperkirakan mencapai puncaknya pada 15 dan 16 Maret 2026. Pada tanggal tersebut terdapat jadwal keberangkatan dua kapal penumpang utama Pelni dari Tarakan.

“Secara khusus untuk puncaknya kami lihat intens penumpang itu nanti adanya di tanggal 15 dan 16 Maret, keberangkatan KM Bukit Siguntang di tanggal 15 dan keberangkatan KM Lambelu di tanggal 16 Maret,” jelas Ferdy.

Strategi Mengurai Kepadatan

Pelni sengaja mengatur pola jadwal keberangkatan kapal secara bertahap untuk menghindari terjadinya penumpukan penumpang di pelabuhan.

Dengan sistem keberangkatan berjenjang, diharapkan kepadatan calon penumpang dapat terurai sehingga proses naik kapal berjalan lebih tertib dan aman.

“Kenapa pola skema kami itu kapal dibuat demikian supaya kami bisa mengurai penumpukan penumpang, tidak terjadi kepadatan saat keberangkatan sehingga penumpang itu kami pecah,” katanya.

Baca juga: Tepis Isu Jatah Jabatan, Walikota Tarakan Pastikan Berangkat Haji 2026 Setelah Antre 14 Tahun

Untuk melayani arus mudik Lebaran tahun ini, Pelni Cabang Tarakan menyiapkan empat armada kapal.

Armada tersebut terdiri dari dua kapal penumpang utama yakni KM Bukit Siguntang dan KM Lambelu, satu kapal perintis KM Sabuk Nusantara 97, serta satu kapal rede KM Ganda Nusantara 05 yang memiliki kapasitas sekitar 80 penumpang.

Kapal perintis dan kapal rede telah menjalani proses docking atau perawatan sebelum memasuki masa angkutan Lebaran sehingga dipastikan siap beroperasi.

“Dari kapal Sabuk Nusantara 97 dan Ganda sudah melakukan docking kemarin, sudah selesai dan kapal sudah siap beroperasi,” ungkap Ferdy.

Sumber: Tribun kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved