Kamis, 9 April 2026

Berita Kaltara Terkini

Cuaca Ekstrem Ancam Arus Balik Malinau, Pemkab Imbau Warga Tunda Perjalanan

Cuaca ekstrem diprediksi melanda Kaltara, warga Malinau diimbau atur jadwal arus balik demi keselamatan

TRIBUNKALTARA.COM
ARUS BALIK - Arus keberangkatan penumpang melalui Pelabuhan Sungai dan Danau Malinau di Provinsi Kalimantan Utara. Cuaca ekstrem diprediksi melanda Kaltara, warga Malinau diimbau atur jadwal arus balik demi keselamatan. (TRIBUNKALTARA.COM) 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Malinau mengingatkan potensi cuaca ekstrem jelang arus balik Lebaran 2026.
  • Gelombang tinggi dan angin kencang berisiko mengganggu transportasi sungai.
  • Warga diminta mengatur jadwal perjalanan dan mengutamakan keselamatan.

TRIBUNKALTIM.CO - Potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi di perairan Kalimantan Utara menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Malinau menjelang puncak arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Peringatan dini mengenai angin kencang dan gelombang tinggi diharapkan dapat menjadi acuan bagi masyarakat yang akan kembali ke Malinau melalui jalur transportasi sungai, Senin (23/3/2026).

Kondisi alam tersebut dinilai berisiko mengganggu stabilitas perjalanan, terutama bagi armada speedboat reguler yang melayani rute jarak jauh.

Imbauan Atur Jadwal Perjalanan

Bagi masyarakat yang masih berada di luar daerah, Pemkab Malinau mengimbau agar tidak memaksakan perjalanan di saat kondisi cuaca memburuk.

Pengaturan jadwal keberangkatan lebih awal dinilai menjadi langkah yang lebih aman dibandingkan menunggu puncak arus balik yang berpotensi padat sekaligus berisiko tinggi.

Baca juga: Arus Balik Mudik Gratis Kaltara Ditutup 23 Maret, Warga Diminta Datang Lebih Awal

Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat mengurangi penumpukan penumpang di pelabuhan dan dermaga.

Melansir dari TribunKaltara.com, Wakil Bupati Malinau, Jakaria, menegaskan bahwa keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama.

“Agar mempersiapkan keberangkatan lebih awal demi keselamatan,” ujarnya.

Pemkab Malinau juga meminta seluruh pemangku kepentingan untuk memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk pelabuhan maupun dermaga.

Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh aktivitas transportasi berjalan sesuai standar keselamatan yang berlaku.

Baca juga: 2 Korban Long Boat Tenggelam di Kaltara Belum Ditemukan, SAR Perluas Pencarian

Operator jasa transportasi air diingatkan untuk tidak mengabaikan aspek keselamatan dalam operasionalnya.

Pentingnya Perlengkapan Keselamatan

Penekanan khusus diberikan kepada motoris dan pemilik armada untuk memastikan kelengkapan alat keselamatan sebelum keberangkatan.

Penggunaan life jacket secara benar oleh penumpang menjadi hal wajib yang tidak boleh diabaikan.

Sumber: Tribun kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved