Berita Kaltara Terkini
Wisata Pemandian Air Panas di Malinau Ramai saat Libur Lebaran, Sehari Tembus 972 Wisatawan
Wisata pemandian di Kabupaten Malinau dipadati pengunjung selama periode libur panjang Idul Fitri
TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Sejumlah objek wisata pemandian di Kabupaten Malinau dipadati pengunjung selama periode libur panjang Idul Fitri dan cuti bersama, Kamis (26/3/2026).
Arus kedatangan warga mulai meningkat signifikan sejak pekan keempat Maret, di mana mayoritas pengunjung memilih rekreasi alam sebagai destinasi liburan keluarga.
Terdapat tiga titik utama yang menjadi tujuan favorit masyarakat, yakni Wisata Air Panas Semolon di Mentarang, Hutan Adat Tane Olen di Setulang, dan Wisata Air Sungai Belayan di Malinau Utara.
Baca juga: Konektivitas Balikpapan Semakin Luas, Kini Terhubung Langsung ke Ibu Kota Kaltara Pakai Wings Air
Berdasarkan data harian di Objek Wisata Tane Olen, total kunjungan selama 24 hari pertama di bulan Maret telah menembus angka 3.014 orang.
Puncak kepadatan wisatawan tercatat terjadi pada 23 Maret 2026 dengan jumlah 972 orang dalam sehari, disusul pada 24 Maret sebanyak 729 orang.
Rahmad, seorang warga asal Malinau Kota, mengaku sengaja memilih destinasi pemandian alam karena dianggap lebih terjangkau dan cocok untuk membawa rombongan keluarga.
"Mumpung masih libur panjang lebaran, kami bawa keluarga besar ke sini karena aksesnya mudah dan airnya jernih," ujar Rahmad.
Selain Tane Olen, Wisata Air Sungai Belayan juga mencatatkan peningkatan aktivitas masyarakat yang memanfaatkan aliran sungai untuk berenang dan bersantai.
Anita, pengunjung lainnya, menyebutkan bahwa destinasi wisata di Malinau kini menjadi pilihan utama dibandingkan harus bepergian ke luar daerah selama masa libur Idulfitri.
"Setiap libur idulfitri biasanya memang ke Tane Olen atau Belayan, lokasinya pas untuk rekreasi anak-anak karena tempatnya luas," ucap Anita.
Kondisi kepadatan di sejumlah titik wisata favorit tersebut diprediksi akan terus bertahan hingga berakhirnya masa libur sekolah pada akhir pekan ini.
Peningkatan aktivitas di lokasi wisata kini dibarengi dengan pengawasan mandiri oleh pengelola guna memastikan keamanan pengunjung di tengah padatnya arus masuk kendaraan. (*)
| 3 Panduan BMKG dalam Menghadapi Kenaikan Air Laut di Pesisir Kaltara, Belajar dari Kasus Tarakan |
|
|---|
| BMKG Cabut Peringatan Tsunami Tarakan, Gelombang Tertinggi Hanya 30 Sentimeter |
|
|---|
| 30 Tahun Tinggal di Pantai Amal Tarakan, Fatmawati Baru Kali Ini Mengungsi Akibat Kabar Tsunami |
|
|---|
| Video Warga Pantai Amal Tarakan Berlarian Viral, Lurah Turun Tangan Redam Isu Tsunami |
|
|---|
| Gempa M 7,7 Filipina Picu Waspada Tsunami, Bupati Nunukan Minta Warga Pesisir Menjauh dari Pantai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260326_pemandian-air-panas.jpg)