Berita Bulungan Terkini
Harga Plastik Naik, UMKM di Tanjung Selor Keluhkan Untung Menipis
Kenaikan harga plastik mulai menggerus keuntungan UMKM di Tanjung Selor, Kabuapten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.
Ringkasan Berita:
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Kenaikan harga plastik menjadi tekanan baru bagi pelaku UMKM di Tanjung Selor, Kabuapten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.
Biaya operasional yang meningkat membuat margin keuntungan pedagang semakin tergerus, memaksa mereka mencari cara agar tetap bertahan di tengah kondisi daya beli yang fluktuatif.
Lonjakan harga ini terjadi hampir pada seluruh jenis plastik, mulai dari kantong kresek hingga botol minuman.
Pantauan di lapangan menunjukkan harga kantong plastik bening ukuran sedang kini mencapai Rp15 ribu per pak, dari sebelumnya sekitar Rp10 ribu.
Baca juga: Curhat Pelaku UMKM soal Harga Plastik Naik Imbas Perang Iran vs Amerika: Porsi Produk akan Dikurangi
Salah satu pedagang sayur dan rempah di Pasar Induk Tanjung Selor, Siti, mengaku terkejut dengan kenaikan yang terjadi dalam waktu singkat.
“Iya naik Rp5 ribu satu paknya yang kompek bening ini. Biasanya cuma Rp10 ribu, ini naik jadi Rp15 ribu,” ujar Siti, Selasa (7/4/2026).
Menurutnya, plastik menjadi kebutuhan utama dalam aktivitas jual beli, sehingga kenaikan harga langsung berdampak pada keuntungan.
“Apalagi jualan di pasar ini orang beli cuma satu ons dua ons tetap kita beri kompek. Kadang beli cuma Rp5 ribu atau bahkan Rp2 ribu tetap kita bungkus. Jadi semakin menipis untung dagang,” keluhnya.
Baca juga: UMKM Minuman dan Kuliner di Samarinda Terhimpit Kenaikan Harga Plastik
Siti mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kenaikan tersebut.
Namun, ia mendengar bahwa kenaikan dipicu oleh harga dari pabrik luar negeri.
“Kurang tahu naik karena apa, tapi dengar-dengar gara-gara pabrik plastik di luar negeri naikkan harga, akhirnya kita juga kena imbas,” tambahnya.
Kenaikan harga juga dirasakan pedagang minuman.
Baca juga: Kenapa Harga Plastik Naik? Ini Penyebab Utamanya Menurut Inaplas
Ikke, penjual jus di kawasan Car Free Day (CFD) Tanjung Selor, menyebut harga botol plastik ukuran 250 ml turut melonjak.
“Sekarang botol isi 100 pcs ukuran 250 ml itu Rp160 ribu. Biasanya cuma Rp145 ribu,” ungkap Ikke.
Meski biaya meningkat, ia masih mempertahankan harga jual produknya. Namun, strategi efisiensi mulai diterapkan.
| Longboat Diterjang Badai dan Mati Mesin di Perairan Sekatak Bulungan, 3 Warga Tarakan Dievakuasi SAR |
|
|---|
| Aset Milik Anggota DPRD Kaltara di Sekatak Bulungan Terbakar, Mobil Damkar Adindo Turun Tangan |
|
|---|
| Kebakaran di Sekatak Buji Bulungan, 11 Rumah dan Penginapan Milik Anggota DPRD Kaltara Hangus |
|
|---|
| Senyum Pahit dan Mata Merah Syarwani Warnai Duka Kebakaran Kantor Bupati Bulungan |
|
|---|
| Detik-detik Kebakaran Kantor Bupati Bulungan: Api Cepat Membesar, Syarwani Terduduk Lesu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260407_Jualan-milik-salah-satu-pedagang-jus-di-Tanjung-Selor-mengeluh-harga-plastik-naik.jpg)