Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Bulungan Terkini

Harga Plastik Naik, UMKM di Tanjung Selor Keluhkan Untung Menipis

Kenaikan harga plastik mulai menggerus keuntungan UMKM di Tanjung Selor, Kabuapten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.

Tayang:
TRIBUNKALTARA.COM/DESI KARTIKA
HARGA PLASTIK NAIK - Tampak jualan milik salah satu pedagang jus di Tanjung Selor. Kini harga botol plastik naik signifikan, pelaku UMKM mulai putar otak. (TRIBUNKALTARA.COM/DESI KARTIKA) 

Ringkasan Berita:
  • Harga plastik naik signifikan, kantong tembus Rp15 ribu per pak.
  • UMKM terdampak langsung, keuntungan makin menipis.
  • Pedagang mulai berstrategi, batasi penggunaan plastik hingga minimal pembelian.

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Kenaikan harga plastik menjadi tekanan baru bagi pelaku UMKM di Tanjung Selor, Kabuapten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.

Biaya operasional yang meningkat membuat margin keuntungan pedagang semakin tergerus, memaksa mereka mencari cara agar tetap bertahan di tengah kondisi daya beli yang fluktuatif.

Lonjakan harga ini terjadi hampir pada seluruh jenis plastik, mulai dari kantong kresek hingga botol minuman.

Pantauan di lapangan menunjukkan harga kantong plastik bening ukuran sedang kini mencapai Rp15 ribu per pak, dari sebelumnya sekitar Rp10 ribu.

Baca juga: Curhat Pelaku UMKM soal Harga Plastik Naik Imbas Perang Iran vs Amerika: Porsi Produk akan Dikurangi

Salah satu pedagang sayur dan rempah di Pasar Induk Tanjung Selor, Siti, mengaku terkejut dengan kenaikan yang terjadi dalam waktu singkat.

“Iya naik Rp5 ribu satu paknya yang kompek bening ini. Biasanya cuma Rp10 ribu, ini naik jadi Rp15 ribu,” ujar Siti, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, plastik menjadi kebutuhan utama dalam aktivitas jual beli, sehingga kenaikan harga langsung berdampak pada keuntungan.

“Apalagi jualan di pasar ini orang beli cuma satu ons dua ons tetap kita beri kompek. Kadang beli cuma Rp5 ribu atau bahkan Rp2 ribu tetap kita bungkus. Jadi semakin menipis untung dagang,” keluhnya.

Baca juga: UMKM Minuman dan Kuliner di Samarinda Terhimpit Kenaikan Harga Plastik

Siti mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kenaikan tersebut.

Namun, ia mendengar bahwa kenaikan dipicu oleh harga dari pabrik luar negeri.

“Kurang tahu naik karena apa, tapi dengar-dengar gara-gara pabrik plastik di luar negeri naikkan harga, akhirnya kita juga kena imbas,” tambahnya.

Kenaikan harga juga dirasakan pedagang minuman.

Baca juga: Kenapa Harga Plastik Naik? Ini Penyebab Utamanya Menurut Inaplas

Ikke, penjual jus di kawasan Car Free Day (CFD) Tanjung Selor, menyebut harga botol plastik ukuran 250 ml turut melonjak.

“Sekarang botol isi 100 pcs ukuran 250 ml itu Rp160 ribu. Biasanya cuma Rp145 ribu,” ungkap Ikke.

Meski biaya meningkat, ia masih mempertahankan harga jual produknya. Namun, strategi efisiensi mulai diterapkan.

Sumber: Tribun kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved