Kamis, 9 April 2026

Berita Tarakan Terkini

Dikira Suara Monyet Loncat, Ternyata Longsor Hantam Rumah di Tarakan

Dikira suara monyet loncat di atap rumah, ternyata longsor menghantam dapur rumah warga di Tarakan, Kalimantan Utara usai hujan subuh, Kamis (9/4).

|
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
DIKIRA SUARA MONYET - Peristiwa longsor yang menghantam sebuah rumah warga di RT 5 Kelurahan Pamusian, Kota Tarakan, Kamis (9/4/2026), sempat disangka suara monyet oleh pemilik rumah sebelum akhirnya diketahui sebagai bencana yang merusak dapur rumahnya. (TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH) 

Ringkasan Berita:
  • Hujan sejak pukul 04.00 WITA picu longsor di Pamusian, Tarakan.
  • Dapur rumah warga rusak parah, dinding ambruk tertimpa material tanah.
  • Warga sempat mengira suara longsor adalah monyet, sebelum sadar terjadi bencana.

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN – Peristiwa longsor yang menghantam sebuah rumah warga di RT 5 Kelurahan Lingkas Ujung, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (9/4/2026).

Insiden ini sempat disangka suara monyet loncat oleh pemilik rumah sebelum akhirnya diketahui sebagai bencana yang merusak dapur rumahnya.

‎"Kusangka monyet loncat-loncat di atas. Saya cuci piring. Terus ada suara saya dengar, saya pikir ih banyaknya monyet loncat-loncat," ungkap Salma saat diwawancarai media, Kamis (9/4/2026).

Hujan deras yang mengguyur sejak pukul 04.00 WITA diduga menjadi pemicu longsor.

Baca juga: Detik-detik Longsor Terjang Rumah Dinas Nakes di Long Berang Malinau Kaltara

Tanah dari bagian atas dapur rumah milik Salma yang berada di area berbukit mulai bergeser setelah siring penahan tak mampu menahan aliran air yang meresap ke dalam tanah.

Sekira pukul 06.00 WITA, tanah tersebut akhirnya pecah dan meluncur ke bawah, menghantam dinding dapur hingga roboh.

Material longsor dan reruntuhan beton pun masuk ke dalam rumah.

Salma mengaku baru menyadari kejadian tersebut setelah diberitahu oleh ketua RT setempat.

Baca juga: Longsor Terjang Mentarang Hulu Malinau, Rumah Dinas Dokter dan Guru Hancur Dihantam Lumpur

Saat peristiwa terjadi, ia berada di bagian depan rumah.

‎"Kalau rumah ini kan kosong. Saya tidur di sebelahnya. Jadi ini rumah nyambung ke sebelah. Karena di sebelah masih aman, jauh dari dapur," ungkapnya.

Ia menuturkan, kejadian longsor di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi.

Pernah Terjadi Longsor 10 Tahun Lalu

Sekitar 10 tahun lalu, peristiwa serupa juga pernah terjadi.

Akibat longsor kali ini, bagian belakang rumah mengalami kerusakan parah.

Baca juga: Pembangunan Jalan Desa Tengku Dacing Capai 80 Persen, Bupati KTT: Medan Sulit dan Rawan Longsor

Dinding dapur jebol dan menyisakan ruang terbuka tanpa sekat.

Siring penahan tanah di belakang rumah juga dilaporkan hancur.

Sumber: Tribun kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved