Berita Tarakan Terkini
Tetangga Korban IS tak Ada Dengar Teriakan, Pengelola Gusher Tarakan Nilai Tak Pernah Ada Cekcok
Seorang pedagang, Umar mengaku sebelum kejadian temuan jenazah IS yang bersimbah darah di lantai 2 ruko Pasar Gusher, tak ada mendengar teriakan
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Seorang pedagang, Umar mengaku sebelum kejadian temuan jenazah IS yang bersimbah darah di lantai 2 ruko Pasar Gusher, sama sekali tak ada mendengar teriakan atau aktivitas mencurigakan di TKP.
Umar yang diwawancarai media menyampaikan, informasi yang pertama kali menemukan adalah sepupu IS sendiri berinisial YU.
Umar sendiri saat kejadian temuan posisinya baru pulang salat Isya. Pulang dari salat ia melihat situasi belum begitu ramai.
"Belum ramai juga, tapi enggak ada juga kulihat orang-orang," ujar pemilik nama asli bernama Masri ini.
Umar sendiri secara pribadi tak begitu akrab. Namun IS memang terlihat sering berjualan membantu orangtuanya.
"Kalau itu ya sering. Sering jualan. Terakhir ketemu saya juga lupa. Mungkin kemarin terakhir ketemu. Saya juga enggak fokus kan, baru-baru ini. Saya juga lupa hari ini (kemarin)," ujarnya.
Ia melanjutkan lagi, memang keseharian kadang IS menginap di ruko. Kadang juga menginap di bagian kandang karena di belakang ruko ada tempat pemotongan ayam. Orangtua IS inisial B dan istrinya inisial A. IS
Ia sendiri sudah berjualan sejak tahun 2001 lebih dulu dari orangtua IS. Sepengetahuan Umar Pasangan B dan A punya dua anak namun informasinya berstatus anak angkat. Keduanya berinisial IS dan satu lagi inisial A.
Sementara itu, Agus Toni, pengelola Pasar Gusher, membebeberkan untuk penyewa ruko sudah menyewa kurang lebih lima tahun.Selama menyewa tak ada cekcok dan normal saja. "Sama kami pengelola biasa-biasa saja," beber Toni.
Senada dengan tetangga ruko, Agus Toni juga menyampaikan tak ada informasi cekcok atau keributan yang didengar.
"Saya dikabari jam 9 an malam. Sampai sini sudah ramai. Kalau kami baru datang dan masih proses penyelidikan," ujarnya.
Di jejeran ruko TKP memang bercampur penjualannnya. Ada yang menjual sembako, ada yang menjual telor dan sayur serta ayam potong.
"Mereka di jejeran ini ada sewa. Mereka nyewa ke pengelola," tukasnya. (*)
| Polres Tarakan Temukan Luka di Bagian Leher IS, Autopsi Tunggu Persetujuan Keluarga |
|
|---|
| Penemuan Mayat di Pasar Gusher Tarakan, Korban Sedang Jalani Pengobatan |
|
|---|
| Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Ruko Pasar Gusher Tarakan, Polisi Lakukan Olah TKP |
|
|---|
| Demi Ekonomi Lokal Tarakan, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 11 Karung Pakaian Bekas dari Malaysia |
|
|---|
| 11 Karung Ballpress Disita di Tarakan, Potensi Kerugian Negara Capai Rp447,5 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260414-olah-TKP.jpg)