Senin, 20 April 2026

Berita Nunukan Terkini

Karhutla Nunukan, Api Lahap 2 Hektare Lahan di Perbukitan Mansapa

Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla kembali terjadi di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

HO/HASANUDDIN
KARHUTLA - Petugas gabungan berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Anastasia Wijaya, Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, Sabtu (18/4/2026) malam. Api yang melalap lebih dari 2 hektare lahan berhasil dipadamkan setelah upaya intensif selama kurang lebih tiga jam di tengah kondisi angin kencang dan keterbatasan jarak pandang. (HO/HASANUDDIN) 
Ringkasan Berita:
  • Karhutla membakar lebih dari 2 hektare lahan di Mansapa, Nunukan Selatan, Sabtu sore.
  • Api cepat meluas akibat angin kencang, pemadaman berlangsung sekitar 3 jam hingga malam hari.
  • Tim gabungan BPBD Nunukan, TNI-Polri, dan warga berhasil mengendalikan api, penyebab masih diselidiki.

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN – Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla kembali terjadi di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

Api melahap lebih dari 2 hektare lahan di kawasan perbukitan Jalan Anastasia Wijaya, Panamas, Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, Sabtu (18/4/2026) sore.

Peristiwa tersebut diperkirakan mulai sekitar pukul 17.00 WITA.

Dalam waktu singkat, kobaran api menjalar cepat di area perbukitan, diperparah oleh tiupan angin yang cukup kencang.

Baca juga: Kasus Karhutla di Nunukan Meningkat Tajam, BPBD Minta Warga Hentikan Pembakaran Hutan

Tim gabungan dari BPBD Nunukan, Lanal Nunukan, Polres, hingga warga sekitar langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Kepala Sub Bidang Penyelamatan BPBD Nunukan, Hasanuddin, mengungkapkan bahwa proses pemadaman berlangsung cukup berat karena kondisi medan dan cuaca.

“Lokasi kebakaran berada di area perbukitan dengan angin yang cukup kencang. Ditambah lagi pemadaman berlangsung hingga malam hari, sehingga jarak pandang terbatas dan menyulitkan petugas,” ujarnya kepada TribunKaltara.com, Senin (20/4/2026).

Menurut Hasanuddin, tim harus memanfaatkan sumber air seadanya di sekitar lokasi.

Baca juga: Ada 7 Titik Panas di Bengalon, Waspada Potensi Karhutla, BPBD Kutim Terus Pantau Seluruh Kecamatan

“Kami menggunakan air dari tampungan galian di sekitar lokasi dengan mesin pompa apung untuk melakukan pemadaman langsung di titik api,” jelasnya.

Berbagai peralatan dikerahkan dalam operasi tersebut, mulai dari mobil rescue BPBD Nunukan, truk tangki damkarhutla, mobil slip on, kendaraan roda dua, hingga peralatan manual seperti pompa gendong dan pemukul api.

Setelah berjibaku selama kurang lebih tiga jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WITA.

“Alhamdulillah api berhasil kami kendalikan sebelum meluas lebih jauh,” tambah Hasanuddin.

Baca juga: Hujan Masih Rutin Turun, BPBD Kaltim Pastikan Potensi Karhutla Terkendali

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun luas lahan yang terbakar diperkirakan lebih dari 2 hektare milik warga setempat.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, terutama di tengah kondisi cuaca yang rawan memicu karhutla. (*)

Sumber: Tribun kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved