Kamis, 7 Mei 2026

Berita Nunukan Terkini

Hari Kesiapsiagaan Bencana, Bupati Nunukan Ajak Warga Bunyikan Tanda Peringatan Serentak Besok Pagi

Bupati Irwan Sabri mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Nunukan untuk berpartisipasi aktif dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB)

Tayang:
Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ISTIMEWA-PROKOPIM
SIAP UNTUK SELAMAT – Bupati Nunukan, Irwan Sabri, mengajak seluruh warga berpartisipasi dalam Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 dengan membunyikan sirine, kentongan, atau lonceng secara serentak pada Minggu (26/4/2026) pukul 10.00 WITA. Aksi ini menjadi penanda dimulainya latihan evakuasi mandiri di lingkungan masing-masing. (TRIBUNKALTARA.COM/ISTIMEWA-PROKOPIM) 

TRIBUNKALTIM.CO,NUNUKAN – Bupati Irwan Sabri mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Nunukan untuk berpartisipasi aktif dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2026 yang jatuh pada Minggu, 26 April 2026.

Sebagai bentuk simulasi, masyarakat diminta untuk membunyikan tanda peringatan secara serentak baik berupa sirine, kentongan, maupun lonceng tepat pada pukul 10.00 WITA.

“Ayo kita bunyikan tanda peringatan secara serentak besok pagi. Ini adalah tanda dimulainya latihan evakuasi secara mandiri bagi setiap keluarga dan lingkungan,” ujar Irwan Sabri, Sabtu (25/4/2026).

Irwan menjelaskan bahwa bunyi sirine tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan instruksi bagi warga untuk segera bergerak menuju tempat aman terdekat.

Latihan ini bertujuan untuk melatih respons cepat dan memori prosedural masyarakat dalam menghadapi potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja.

Baca juga: Hari Kesiapsiagaan Bencana, Kilang Pertamina Balikpapan Edukasi Ratusan Murid SD

“Setelah tanda dibunyikan, masyarakat diharapkan segera melakukan evakuasi. Kesiapsiagaan ini penting untuk membangun budaya sadar bencana sejak dini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa urusan penanggulangan bencana bukan hanya menjadi beban pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.

“Kenali ancamannya, pahami risikonya, dan tingkatkan kesiapsiagaan. Kita ingin masyarakat Nunukan menjadi masyarakat yang tangguh. Siap untuk selamat,” tegas Irwan. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved